Selasa, 11 Desember 2018 |
News Room - Hukum

Rampok Bersenjata Api Spesialis Gembos Ban di Serang Timur 'Digulung' Polisi

Senin, 20 Mar 2017 | 16:41 WIB Dibaca: 1191 Pengunjung

AR pelaku perampokan spesialis gembos ban dtangkap reskrim Polsek Cikande. Senin (20/03/2017)

SERANG, [NEWSmedia] - Pelaku perampokan spesialis gembos ban mobil yang kerap beraksi di wilayah Serang Timur, berhasil dibekuk aparat kepolisian. Dalam aksinya pelaku tidak segan-segan melukai korbannya dengan senjata tajam dan senjata api rakitan jenis revolver.

Jajaran reskrim Polsek Cikande, berhasil menangkap AR satu dari dua pelaku perampokan di rumah kontrakannya di Tambak, Kabupaten Serang, Banten. Pelaku yang berpofesi sebagai penjual sandal di pasar Tambak ini, tak berkutik saat ditangkap. 

Menurut pengakuan AR, dirinya baru pertama kali melakukan perampokan dan itupun gagal karena korbannya tidak membawa barang berharga di dalam mobil.
 
“Baru satu kali, itu pun gagal lantaran tidak ada harta benda milik korban yang bisa di ambil dari dalam mobil,” kata pelaku AR, Senin (20/03/2017).
 
AR juga mengatakan jika dirinya terpaksa melakukan hal tersebut lantran desakan ekonomi, guna membiayai anak dan istrinya, dikarenakan penghasilan dari jualan sandal tidak mencukupi.
 
“Saya terpaksa lakuin ini, lantaran hasil jualan tidak cukup untuk kebutuhan sehar-hari, karna jualannya sepi aja,” katanya. 
 
Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan satu pucuk senjata api rakitan beserta tiga butir peluru, dua senjata tajam, untuk mengancam pelaku dan beberapa alat tusuk untuk menggembosi ban yang terbuat dari besi.
  
Kapolsek Cikande, AKP Hasan Khan menuturkan jika penangkapan ini bermula dari laporan warga, tim Reksrim Polsek Cikande langsung bergerak menangkap pelaku yang berada di kontrakannya.
 
“Laporan dari warga, terus kami tindak lanjuti dan menangkap pelaku setelah beberapa kali kami selidiki terlebih dahulu, dan kami berhasil mengamankan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver,” katanya.
 
Saat ini perugas masih melakukan pengejaran terhadap satu orang rekan pelaku yang menjadi DPO, yang di duga kuat sebagai otak pelaku, “Menurut keterangan pelaku, jika dirinya hanya di ajak oleh rekannya yang kini masih masih dalam pengejaran,” katanya.

Akibat perbuatannya pelaku diancam pasal 363 ayat 1 KUHP serta dengan undang-undang darurat atas kepemilikan senjata dengan ancaman hukuman diatas 15 tahun penjara. (firman) 

Penulis: Firman
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Rampok Bersenjata Api Spesialis Gembos Ban di Serang Timur 'Digulung' Polisi
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top