Sabtu, 16 Februari 2019 |
News Room

PWI Banten Kecam Kekerasan Oknum Polisi Terhadap Wartawan

Selasa, 24 Okt 2017 | 00:16 WIB Dibaca: 600 Pengunjung

Kapolresta Serang Kota, AKBP Komarudin, Ketua PWI Provinsi Banten, Firdaus dan Kabid Humas Polda Banten, AKBP Zaenudin saat berdialog di Kantor PWI Provinsi Banten, Senin (23/10/2017) malam.*

SERANG, [NEWSmedia] - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten, Firdaus mengecam tindak kekerasan yang dilakukan oleh oknum Polresta Serang Kota kepada salah seorang wartawan medi cetak, Banten Pos, Panji Romadon saat meliput aksi mahasiswa di depan Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanudin pada Jumat (20/10/2017) petang.

Firdaus mengatakan, dalam pasal 8 UU No 40 tahun 1999 tentang pers, dinyatakan  bahwa dalam melaksanakan profesinya, wartawan mendapat perlindungan hukum, bukan sebaliknya menjadi obyek kekerasan aparat hukum.

"Kekerasan yang dilakukan oknum aparat hukum dalam melaksanakan tugasnya, tidak dibenarkan dan merupakan bentuk kesewenang-wenangan," kata Firdaus di Kantor PWI Provinsi Banten, Senin (23/10/2017).

Firdaus menegaskan, pihaknya juga meminta kepada penegak hukum agar segera menuntaskan kasus itu dengan transparan dan menindak tegas oknum aparat yang telah melakukan kekerasan terhadap wartawan tersebut.

"Namun demikian, PWI Provinsi Banten, juga mengapresiasi iktikad baik, Kabid Humas Polda Banten, dengan hadir ke Kantor Redaksi Banten Pos untuk meminta maaf secara langsung," tegasnya.

Mendatangi PWI

Pada Senin (23/10/2017) malam, Kepala Bidang Humas Polda Banten, AKBP Zaenudin dan Kapolresta Serang Kota, AKBP Komarudin menyambangi kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten, melakukan silaturahmi dan berdialog sekaligus permohonan maaf atas insiden tersebut.

Hadir dalam dialog tersebut Ketua PWI Provinsi Banten, Firdaus, Sekretaris PWI Provinsi Banten, Cahyonoadi, Ketua Bidang Kesejahteraan, Lesman Bangun, Ketua Bidang Televisi dan Elektronik, Nana Hamdan, Sekretaris Bidang Televisi dan Elektronik, Nasrudin, Ketua PWI Kota Cilegon, Heny Murniati, Kabid Humas Polda Banten, AKBP Zaenudin, Kapolresta Serang Kota, AKBP Komarudin dan Kasi Propram Polresta Serang Kota, Ajat Sudrajat.

Dalam kesempatan itu, Ketua PWI Provinsi Banten, Firdaus mengapresiasi iktikad baik Kabid Humas Polda Banten dengan langsung meminta maaf atas insiden tersebut, sebab menurutnya, Dewan Pers, Polri dan TNI memiliki hubungan khusus dalam penegakkan dan perlindungan kemerdekaan pers sebagaimana yang tertuang dalam MoU antara Kepolisian Republik Indonesia, TNI dan Dewan Pers pada 9 Februari 2017 di Ambon, Maluku.

“Kejadian ini juga sebagai instropeksi masyarakat Pers, dan menjunjung tinggi kode etik dalam menjalankan tugasnya,” kata Firdaus.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten, AKBP Zaenudin dalam dialognya menyampaikan permohonan maaf dari Kapolda Banten, Brigjen Pol Listiyo Sigit Prabowo yang tidak bisa hadir dalam kesempatan itu dikarenakan sedang melaksanakan pendidikan Lemhanas.

“Polisi ada karena wartawan. Untuk menjaga NKRI dan Banten mari kita bersama-sama bersinergi menjaga keutuhan bangsa,” terangnya.

Zaenudin menegaskan, pihaknya akan melakukan tindakan yang tegas terhadap anggota kepolisian yang telah melakukan hal tersebut sesuai dengan mekanisme.

“Berbagai sanksi yang mengancam pelangaran kode etik profesi Polri, penundaan kenaikan pangkat, permohonan maaf kepada institusi, mutasi bersifat demosi, sanksi kurungan, penempatan ditempat khususus, atau diberhentikan,” jelasnya, seraya berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.

Di tempat yang sama, Kapolresta Serang Kota, AKBP Komrudin juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut, bahkan jika dianggap menyalahi prosedur, dirinya siap dicopot dari jabatannya.

“Saya sebagai pimpinan Polres Kota Serang bertanggungjawab atas insiden yang terjadi, dan jika dianggap menyalahi prosedur, saya siap dicopot dari jabatan,” jelas Komarudin.

Komarudin mengungkapkan, sejauh ini, proses terhadap oknum polisi yang melakukan hal tersebut telah dilakukan dan sedang ditangani Propam Polda Banten.

“Jika lapor di Polres Kota Serang, maka Propam Polres Kota Serang yang akan menangani. Saat ini kami menunggu pelimpahan dari Propam Polda Banten,” terangnya.

Komarudin juga menjelaskan peran media memiliki peran yang luar biasa bagi polri dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tanpa media masyarakat tidak tahu tugas polisi.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini, harapannya kita lebih solid, kejadian ini juga sebagai instropeksi bagi kami untuk belajar dari masalah ini dalam mendidik anggota meningkatkan professional,” pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

PWI Banten Kecam Kekerasan Oknum Polisi Terhadap Wartawan

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top