Kamis, 15 November 2018 |
News Room - Politik - Banten Memilih

Program TBM Dinas Pendidikan Dipakai untuk Kampanyekan Rano Karno?

Jumat, 30 Des 2016 | 19:05 WIB Dibaca: 1422 Pengunjung

Tim Advokasi WH-Andika di Bawaslu Banten melaporkan dugaan pelanggaran Pilkada Banten perihal pemanfaatan program Pemerintah Provinsi Banten untuk kepentingan calon petahana Gubernur Banten Rano Karno.*

SERANG, [NEWSmedia] - Tim advokasi pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Banten nomor urut 1 Wahidin Halim-Andika Hazrumy (WH-Andika) menemukan dugaan pelanggaran Pilkada Banten yang menggunakan program Pemerintah Provinsi Banten terkait program literasi yang melibatkan Taman Bacaan Masyarakat (TBM).

Temuan pelanggaran tersebut yakni pada acara Bedah Buku ‘Si Doel’ (biografi Rano Karno) bekerjasama dengan TBM Satu Nusa Pontang, Kabupaten Serang dan salah satu TBM di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang. Dugaan pelanggaran tersebut sudah dilaporkan ke Bawaslu Provinsi Banten

Perwakilan Tim WH-Andika, Ferry Renaldy selaku pelapor mengungkapkan, dalam acara Bedah Buku ‘Si Doel’, Ketua Dewan Perpustakaan Banten Heri Hendrayana (Gol A Gong) hadir sebagai narasumber. Dia mengupas profil Rano Karno dan memperkenalkan buku ‘Si Doel’ tersebut kepada masyarakat.

Menurut Ferry, upaya mengkampanyekan Rano Karno melalui buku ‘Si Doel’ yang dibuat oleh Tim Rumah Dunia itu, dikemas menggunakan agenda Pekan Literasi Komunitas, dimotori Komunitas Rumah Dunia yang diasuh Gol A Gong,

Bedah buku itu bahkan di-roadshow-kan ke 8 kabupaten/kota se-Provinsi Banten, bekerjasama dengan pengelola TBM.

“Kenapa ini kita bilang pelanggaran, karena TBM ini mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Banten. Di sini juga hadir Gol A Gong sebagai Dewan Perpustakaan Banten yang diduga melakukan pemanfaatan anggaran pemerintah untuk mengkampanyekan Rano Karno melalui agenda literasi buku ‘Si Doel’,” kata Ferry di kantor Bawaslu Banten, Jumat, (30/12/2016).

Ferry mengaku mengetahui bahwa TBM di Banten mendapat anggaran dari Dinas Pendidikan Provinsi Banten. Diduga, program pemerintah tersebut dipakai untuk mengkampanyekan Rano Karno, yang kini sedang mencalonkan diri di Pilgub Banten.

“Ini baru ditemukan dugaan pelanggaran di dua titik TBM, di mana ada kegiatan bedah buku biografi ‘Si Doel’,” ungkapnya.

Atas temuan tersebut, Ferry melaporkan TBM Satu Nusa Pontang dan Ketua Dewan Perpustakaan Provinsi Banten Heri Hendrayana alias Gol A Gong, karena karena dianggap telah melakukan pelanggaran PKPU No 12 tahun 2016 pasal 68 ayat (2) dan pasal 72 ayat (1) dan (2).

Program Taman Bacaan Masyarakat

Sementara diketahui, terkait program TBM tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Banten pada APBD-Perubahan Tahun 2016 telah menganggarkan sebesar Rp1.018.000.000 (Rp1,018 Miliar) untuk Pengadaan Buku bagi Taman Bacaan Masyarakat (TBM).

Anggaran tersebut oleh Pemerintah Provinsi Banten direncanakan untuk memberikan bantuan hibah kepada lebih dari 100 TBM di wilayah Banten yang baru dimulai awal Desember 2016. Penyaluran hibah dalam bentuk buku itu, dilakukan oleh pihak ketiga, selaku perusahaan pemenang tender.

Berdasarkan dokumen LPSE Provinsi Banten, perusahaan pemenang tender kegiatan penyaluran hibah buku untuk TBM di Banten yakni CV. Arvie Utama Jaya yang beralamat di Jl. Kapugeran Gang Rukun No.15 L Rt.001/002 Kel. Rangkasbitung Barat, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

CV Arvie Utama Jaya berhasil mengalahkan dua perusahaan peserta tender yakni PT. Taruna Grafika Persada dan PT. Kharisma Persada , dengan hasil negosiasi Rp 1.004.850.000.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Engkos Kosasih Samanhudi tidak dapat dikonfirmasi. Begitu pun Ketua Dewan Perpustakaan Heri Hendrayana (Gol A Gong) telepon selulernya tidak dapat dihubungi.

Pelanggaran alat peraga kampanye

Selain melaporkan dugaan pelanggaran pemanfaatan program dan anggaran pemerintah yang menguntungkan calon petahana Rano Karno, Tim Advokas WH-Andika juga melaporkan pasangan Gubernur-Wakil Gubernur Banten nomor urut 2, Rano Karno-Embay Mulya Syarief yang dinilai melanggar ketentuan pemasangan alat peraga kampanye.

“Kami temukan Billboard pada haru Rabu, 28 Desember 2016 di Jalan Prima Barat Nomor 50 Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Itu adalah titik yang tidak didaftarkan oleh tim Rano-Embay," kata Ferry Renaldy. [Vredo]

Penulis: Vredo Putra
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Program TBM Dinas Pendidikan Dipakai untuk Kampanyekan Rano Karno?
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top