Selasa, 11 Desember 2018 |
Kesehatan - News Gallery

Pria Dengan Kadar Testosteron Rendah, Waspada Diabetes Mengintai

Rabu, 25 Apr 2018 | 00:05 WIB Dibaca: 262 Pengunjung

Foto ilustrasi

[NEWSmedia] - Hormon testosteron sangat berharga mendukung kesehatan pria. Jika kurang produksinya, Anda sangat mudah terkena penyakit kronis, seperti halnya diabetes.

Penelitian terbaru menyebutkan, kadar testosteron yang rendah pada pria dapat dikaitkan dengan penyakit kronis. Penyakit itu seperti diabetes dan hipertensi.

Biasanya memang rendahnya testosteron memengaruhi kehidupan seks pria secara umum. Di samping itu, kadar kekuatan otot dipengaruhi oleh kadar hormon ini.

Studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports menunjukkan, pria yang mengalami penurunan kadar testosteron, tubuhnya terancam dengan penyakit kronis. Sayangnya, pria tidak pernah menyadari peningkatan risiko tersebut.

Penulis Studi Mark Peterson yang juga menjadi Asisten Profesor di Universitas Michigan di Amerika Serikat menggunakan data dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional Amerika Serikat. Tim peneliti memeriksa sejauh mana pria dengan hormon testosteron rendah dikaitan dengan risiko hipogonadisme dan beberapa penyakit kronis.

Hipogonadisme ialah penyakit yang terjadi ketika kelenjar kelamin tubuh memproduksi sedikit hormon. Penyakit ini lazim dialami oleh pria dari segala usia.

Tim memeriksa prevalensi 9 kondisi kronis, termasuk diabetes tipe 2, arthritis, penyakit kardiovaskular, stroke, penyakit paru, trigliserida tinggi, hiperkolesterolemia, hipertensi dan depresi. Uji klinis dilakukan kepada lebih dari 2.000 pria dalam survei yang berusia sekira 20 tahun.

Para peneliti mempelajari prevalensi kondisi dua risiko penyakit kronis atau lebih. Ada tiga kelompok usia dengan kategori pria muda, setengah baya dan lebih tua yang mengalami kekurangan testosteron dan kondisi hormon di antara responden juga ada yang normal.

Dalam studi ini ditemukan bahwa pria dengan kadar testosteron total yang rendah dikaitkan dengan banyak risiko penyakit pada semua kelompok usia. Tetapi lebih umumnya di kalangan pria muda dan tua dengan defisiensi testosteron.

"Pria harus peduli dengan terjadinya penurunan total testosteron. Bahkan, jika belum mencapai tingkat untuk menjamin diagnosis klinis, yaitu kurang dari 300 nanogram per desiliter," kata Peterson.

Sebenarnya, cara untuk mencegah terjadi penurunan testosteron sangat mudah. Pertama Anda bisa menjaga pola makan setiap hari. Pilih bahan makanan yang bergizi dan banyak manfaatnya. Ada banyak pilihan bahan utama yang sehat dikonsumsi. Termasuk kacang-kacangan, biji-bijian, ikan yang penuh kandungan omega 3 lemak, makanan sumber protein seperti daging, telur, ikan air tawar, hingga produk tempe dan tahu.

Di samping makanan, Anda juga harus bisa menjaga aktivitas fisik dan olahraga. Minimal sempatkan waktu 30 menit untuk melakukan kegiatan favorit. Hal ini sangat penting dilakukan dan tak boleh dilewatkan. Adapun olahraga yang paling disarankan yakni bersepeda, berenang, olahraga kardio, jalan kaki, lari pagi, dan sebagainya. [okz]

Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

LAINNYA

Awas Bahaya Mengintai dari Asap Vape
Minggu, 09 Des 2018 | 01:03 WIB
Awas Bahaya Mengintai dari Asap Vape
5 Trik Atasi Radang Kulit di Musim Hujan
Minggu, 09 Des 2018 | 00:03 WIB
5 Trik Atasi Radang Kulit di Musim Hujan

KOMENTAR

Pria Dengan Kadar Testosteron Rendah, Waspada Diabetes Mengintai

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top