Jumat, 22 Juni 2018 |
News Room - Pemerintahan

Presiden Jokowi Rayakan Hari Ibu di Banten, Ini Alasannya

Kamis, 22 Des 2016 | 17:31 WIB Dibaca: 1267 Pengunjung

Presiden Jokowi saat sambutan pada acara Peringatan Hari Ibu di Halaman Masjid Al-Bantani, KP3B, Kota Serang, Kamis (22/12/2016). (Foto: Humas)

SERANG, [NEWSmedia] - Puncak acara Peringatan Hari Ibu secara nasional dipusatkan di Provinsi Banten, Kamis (22/12/2016). Acara itu langsung dihadiri Presiden Joko Widodo.

Jokowi memiliki alasan tersendiri kenapa Peringatan Hari Ibu tahun ini digelar di Provinsi Banten. Sebab di Banten banyak kepala daerah, baik bupati maupun wali kota adalah perempuan.

"Ada delapan wilayah di Banten, dan empat wilayahnya, yaitu bupati dan wali kotanya adalah perempuan. Hari Ibu di sini nggak keliru," ujar Presiden dalam sambutan acara Peringatan Hari Ibu yang digelar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Curug, Kota Serang.

Presiden pun menyebutkan ke empat  kepala daerah perempuan tersebut, yaitu Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya, Bupati Pandeglang Irna Narulita, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rahmy Diani.

"Indonesia juga memiliki menteri perempuan sembilan orang. Jumlah ini terbanyak dibanding negara lain. Uni Emirat Arab saja hanya delapan (menteri perempuan)," ungkap Jokowi.

Ia pun menyampaikan tiga alasan dirinya yang mengangkat dan melibatkan menteri perempuan dalam kabinet kerjanya. Pertama, karena perempuan dikenal ulet dan teliti dalam melihat masalah yang ada. Kedua, perempuan lebih tahan uji dibanding laki-laki.

"Jangan dipikir laki-laki lebih tahan uji. Dan ketiga, perempuan tidak pernah mengeluh. Itu yang saya alami di kabinet saya," tutur Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga menyebutkan di Indonesia ada 77 kepala daerah perempuan. Jumlah ini menurutnya bukan jumlah yang sedikit.

"Kalau di Indonesia, bupati atau wakil bupati dan wali kota atau wakil wali kota ada 77 perempuan. Itu angka yang banyak," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi menyampaikan harapannya, bahwa jangan ada lagi diskriminasi gender tehadap perempuan jika ingin Indonesia mencapai potensi yang maksimal.

"Maka tidak boleh lagi menghalang-halangi permpuan untuk berkarya dan untuk berkembang. Selamat hari ibu di seluruh Indinesia, teruslah membimbing anak-anakmu, teruslah menjadi ibu-ibu yang hebat agar Indonesia menjadi semakin hebat," tutur Jokowi, mengakhiri sambutannya.

Di akhir acara, Presiden Jokowi menyematkan pin komitmen 'He For She' atau kesetaraan gender kepada Mendagri Tjahjo Kumolo, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wali Kota Bandung Ridwal Kamil.

Pelaksanaan Hari Ibu ini didukung oleh enam organisasi perempuan, seperti Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (Oase), Dharma Pertiwi, Kowani, Bhayangkara, Dharma Wanita Persatuan, dan PKK pusat serta kementerian atau lembaga terkait.

Pada kesempatan ini, mereka juga mendeklarasikan 'Gerakan Melawan  Kekerasan Terhadap Perempuan'. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Presiden Jokowi Rayakan Hari Ibu di Banten, Ini Alasannya
paslon 1 paslon 2 paslon 3 NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top