Minggu, 25 Oktober 2020 |
News Room - Politik

Presiden Jokowi Lantik Komisioner KPU dan Bawaslu

Selasa, 11 Apr 2017 | 13:50 WIB Dibaca: 842 Pengunjung

Tujuh anggota KPU dan lima anggota Bawaslu periode 2017-2022 dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Selasa (11/4/2017)

JAKARTA, [NEWSmedia] - Sesuai dengan Keppres nomor 43P/2017 dan Keppres nomor 44P/2017, Presiden RI Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah jabatan tujuh anggota KPU dan lima anggota Bawaslu periode 2017-2022. Pemilihan anggota penyelenggara Pemilu tersebut setelah melalui tahapan seleksi dan uji kelayakan.

Pelantikan dilakukan di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2017). Presiden Jokowi mengambil sumpah jabatan mereka sekaligus.

"Demi Allah saya bersumpah, Demi Tuhan saya berjanji, bahwa saya akan memenuhi tugas dan kewajiban saya sebagai anggota Komisi Pemilihan Umum, sebagai anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum dengan sebaik-baiknya sesuai peraturan perundangan dengan berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Bahwa saya dalam menjalankan tugas dan wewenang akan bekerja dengan sungguh sungguh jujur adil dan cermat demi suksesnya pemilu DPR, DPD, dan DPRD, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota, tegaknya demokrasi dan keadilan serta mengutamakan kepentingan Negara Republik Indonesia daripada kepentingan pribadi atau golongan," tutur Jokowi diikuti para anggota KPU-Bawaslu terlantik.

Pengangkatan ketujuh komisioner KPU sesuai dengan Keppres nomor 43P/2017. Kemudian pengangkatan 5 anggota Bawaslu sesuai Keppres nomor 44P/2017.

Tujuh komisioner KPU terpilih adalah Pramono Ubaid Tanthowi, Wahyu Setiawan, Ilham Saputra, Hasyim Asy'ari, Viryan, Evi Novida Ginting Manik dan Arief Budiman.

Sedangkan lima komisioner Bawaslu terpilih adalah Ratna Dewi Pettalolo, Mochammad Afiduddin, Rahmat Bagja, Abhan dan Fritz Edward Siregar.

Sebelumnya, Pramono U Tanthowi komisioner KPU-RI yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Bawaslu Provinsi Banten menjelaskan, kepindahannya ke KPU RI adalah sebuah penghargaan dari partai politik yang ada di DPR atas penyelenggaraan Pilgub Banten.

“Ya menurut saya posisi di KPU RI ini sebagai penghargaan dari teman-teman parpol di DPR RI atas terselenggaranya pilgub Banten, kalau pilgub Banten kemarin buruk mungkin saya tidak akan dipilih,” jelasnya.

Walaupun saat ini secara administratif ada di KPU RI, namun dirinya secara moral tetap masih harus menyelesaikan terkait sisa-sisa penyelenggaraan Pilgub kemarin.

“Itu masih menjadi tanggung jawab saya untuk membuat laporan pertanggung jawaban, laporan keuangan ke pemerintah daerah. Jadi walaupun saya sudah ada di KPU RI tapi secara moral saya masih harus melanjutkan,” katanya. [red]

Penulis: Nm
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Presiden Jokowi Lantik Komisioner KPU dan Bawaslu
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top