Kamis, 19 April 2018 |
News Room

Presiden Jokowi akan Bertemu Seribu Ulama di Al-Khairiyah Cilegon

Selasa, 17 Apr 2018 | 10:04 WIB Dibaca: 657 Pengunjung

Pengurus Besar Al-Khairiyah.*

CILEGON, [NEWSmedia] - Presiden Joko Widodo pada Mei mendatang dijadwalkan datang ke Banten menghadiri acara puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-93 Al-Khairiyah yang diselenggarakan di Kampus Al-Khairiyah, Citangkil, Kota Cilegon.

Dalam acara tersebut, Presiden dijadwalkan bertemu dan bersilaturahmi dengan seribu ulama Banten.  Ketua MUI Pusat, KH. Ma'ruf Amin juga akan hadir. 

“Kepastian presiden akan datang sudah kita terima langsung dari staf kepresidenan,” kata Ketua Panitia Harlah ke-93 Al-Khairiyah, Ahmad Munji melalui siaran pers yang diterima NEWSmedia, Selasa (17/4/2018).

Ia menuturkan, banyak kegiatan dalam memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut, di antaranya adalah Festival Seni budaya dan olahraga.

“Kegiatan lomba ini untuk jenjang pendidikan SD, SMP, SMA atau sederajat, dan dilaksanakan pada 1-3 Mei 2018. Ada hadiah dengan total jutaan rupiah untuk para pemenang,” tuturnya.

Ia menjelaskan, penutup rangkaian kegiatan tersebut adalah wisuda akbar yang akan diikuti oleh seluruh siswa dan siswi jenjang pendidikan dari tingkat TK, MI, MTs, SMA, MA, dan SKh pada 14 Mei 2018.

“Diharapkan rangkaian kegiatan ini bisa berlangsung meriah dan sukses, terpenting adalah kegiatan ini dimiliki oleh rasa kebersamaan warga Al-Khairiyah," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Al-Khairiyah, Ali Mujahidin mengatakan, Al-Khairiyah bermula dari sistem pendidikan salafi yang kemudian berkembang menjadi pendidikan modern yang diharapkan menjadi pelopor perubahan bagi generasi bangsa Indonesia.

“Eksistensi Al-Khairiyah bukan hanya seputar pendidikan, kini telah menjadi organisasi sosial keagamaan dan kemasyarakat berupa Pengurus Besar Al-Khairiyah yang senantiasa terus melakukan upaya berbagai pembinaan umat, baik bidang keagamaan, sosial budaya, ekonomi, politik, dan demokrasi,” kata Ali.

Ali Mujahidin mengungkapkan dalam momen Harlah ke-93, dirinya berharap Al-Khairiyah dapat mengabdi untuk kebijakan dan berkehidupan yang bermartabat dan bertekad melanjutkan khithah perjuangan KH Syam’un yang telah berjasa pada bangsa dan negara.

"Peringatan Harlah ini sebagai bentuk penghargaan kepada pendiri Al-Khairiyah Brigjend KH. Syamun dan sebagai wujud implementasi rasa bersyukur yang telah menjadi tradisi," pungkasnya.

Untuk diketahu, Perguruan Islam Al-Khairiyah berdiri sejak tahun 1925, sampai saat ini telah melahirkan banyak melahirkan kader-kader cendekiawan, ulama, akademisi, teknokrat, politisi, pengusaha, para profesional dan pemimpin yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Hingga saat ini, sedikitinya 476 cabang Al-Khairiyah yang berbentuk unit sekolah/ madrasah, pondok pesantren, dan perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia. [rls]

Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Presiden Jokowi akan Bertemu Seribu Ulama di Al-Khairiyah Cilegon
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top