Selasa, 13 April 2021 |
News Room

Prediksi 'Indonesia Bubar 2030' Dari Para Tokoh Banten

Rabu, 04 Apr 2018 | 21:05 WIB Dibaca: 1281 Pengunjung

Para narasumber pada diskusi 'Mungkinkah Indonesia Bubar?' di Sekretariat Forum Bintang Sembilan Wali, Curug, Kota Serang, Rabu (4/4/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Sejumlah tokoh di Provinsi Banten sepakat, Pancasila, Ekonomi, Politik yang stabil dan kultur budaya yang ada di Indonesia tidak akan membuat bangsa ini bubar seperti yang diungkapkan oleh salah satu tokoh nasional, Prabowo Subianto.

Politisi PDIP, Iwan Rosadi mengatakan, secara teoritis, suatu negara bisa bubar kalau tidak diberikan nutrisi yang baik, sama halnya seperti manusia yang bisa mati jika tidak diberikan makanan yang cukup.

"Apa yang disampaikan oleh pak prabowo itu adalah kritik kalau negara ini tidak dikelola dengan baik, maka suatu saat akan bubar," kata Iwan saat Diskusi Publik di Sekretariat Forum Bintang Sembilan Wali, Curug, Kota Serang, Rabu, (04/04/2018).

Agar negara ini tidak bubar, lanjut Iwan, masyarakat harus diberikan nutrisi yang baik, yakni dengan mengamalkan empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika.

"Sebenarnya kita punya konsep itu, yang namanya konsep empat pilar tadi, nah ini harus dijadikan nutrisi bagi negara kita agar negara kita ini tidak menjadi bubar," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Banten Miptahudin menilai, pidato Prabowo tersebut merupakan warning terhadap pemerintah, sebab menurutnya, apabila pemerintah tidak diberikan peringatan, maka pemerintah akan terlena.

"Saya kira dengan adanya forum diskusi ini menjadi obat, karena memimpin negara sebesar ini tidak mudah yang sisi ekonomi kita tidak lebih baik dari negara-negara yang lain," ujarnya.

Miptah menerangkan, salah satu solusi agar negara ini tidak bubar, adalah dengan memperkuat sistem ekonomi dan politik harus diperjuangkan.

"Kalau tidak segera memperbaiki diri, khususnya program-program pemerintah kemudian rakyatnya tidak sadar dengan kondisi pertarungan negara-negara adidaya kita bisa menjadi objek mereka dan negara ada tapi kita tidak ikut berkompetisi dengan mereka," terangnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPW PPP Provinsi Banten, Agus Setiawan dengan mantap dan semangat mengatakan, Indonesia bubar adalah mimpi di siang bolong, bahkan menurutnya, Indonesia akan menjadi penyuplai pangan terbesar di dunia.

"Sekarang bagaimana pemerintah kita menciptakan teknologi pangan yang tepat dan sederhana tetapi mampu meningkatkan kinerja lahan kepada tingkat yang maksimal," kata Agus.

Tokoh lainnya, yang merupakan akademisi Universitas Mathla'ul Anwar, Eko Supriyanto mengungkapkan, ada tiga syarat yang membuat Bangsa Indonesia tidak akan bubar, yakni kultur, pendidikan dan mengenal jati diri bangsa.

"Untuk itu, kita harus belajar ke eropa bagaimana semangat mengembalikan ilmu pengetahuan yunani dan romawi bagaimana merebut peradaban, kita  juga harus belajar kepada jepang tentang restorasi meiji dari pembaharuan dan cinta akan budayanya," ujarnya.

Sebagai penutup diskusi, Pembina Forum Bintang Sembilan Wali, Matin Syarkowi mengatakan, ketika seseorang menyampaikan kritikan, orang tersebut harus bisa menghilangkan hasud, sebab menurutnya, kritik bisa menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat.

"Saya optimis indonesia akan lebih maju sebab presiden sekarang ini selalu dinista dengan kritik, yang satu sisi mungkin benar tapi kebanyakan tidak benar, untuk itu hilangkan politik balas dendam maka negara tidak akan hancur," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Prediksi 'Indonesia Bubar 2030' Dari Para Tokoh Banten
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top