Jumat, 20 Juli 2018 |
News Room - Peristiwa

Polisi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster di Kabupaten Serang

Senin, 16 Apr 2018 | 17:18 WIB Dibaca: 385 Pengunjung

Tipidter Ditrekrimsus Mabespolri mengamankan beberapa barang bukti di Kampung Kosambi, Desa Karang Suraga, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Senin, (16/4/2018)*

SERANG, [NEWSmedia] - Unit Tindak Pidana Tertentu Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Tipidter Ditrekrimsus) dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabespolri) berhasil menggagalkan penyelundupan ribuan benur atau benih lobster di Kampung Kosambi, Desa Karang Suraga, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Senin, (16/4/2018)

Kepala Unit (Kanit) Tipidter Bareskrim Polri, Kompol Agung yudadi Nugraha menjelaskan, dari hasil penangkapan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan kurang lebih sebanyak 50 ribu benur atau benih lobster yang rencananya akan di selundupkakan ke Singapure melalui jalur darat.

"Pagi ini saya bersama tim pada pukul 04:30 mengamankan sebuah rumah yang sudah tidak digunakan, namun disalahgunakan untuk dijadikan gudang penampungan benur yang rencananya akan di kirim ke Jambi melali jalur darat dan akan di kirim ke singapure," kata Agung kepada awak media.

Ia menjelaskan, selain mengamankan ribuan benih lobster, pihaknya juga mengamankan sebanyak 10 orang terduga pelaku yang terlibat dalam jaringan penyelundupan lobster tersebut.

"Sampai saat ini baru kita lakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap 10 orang terduga pelaku penyelundupan Lobster, karena ini masih dalam pengembangan, insya allah masih ada tersangka lain dalam pemodal dan jaringan jaringan yang lainya," imbuhnya

Ia menuturkan, berdasarkan pengakuan tersangka, benih lobster tersebut didapatkan dari para nelayan di tiga daerah, yaitu Binuangeun, Kabupaten Lebak, Pelabuan Ratu dan Sukabumi.

"Pergerakanya kita ikuti sejak tanggal 3 Apri 2018, begitu ada barang masuk, baru kita lakukan penangkapan," pungkasnya.

Atas keluakannya tersebut, para tersangka dikenakan Undang-undang nomor 45 tahun 2015 tentang Perikanan dengan hukuman penjara paling lama 8 tahun dan denda paling banyak Rp1.500.000.000. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Polisi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster di Kabupaten Serang
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top