Sabtu, 24 Agustus 2019 |
News Room - Peristiwa

Polisi Kembali Diteror, Polsek Kebayoran Lama Dipasang Bendera ISIS

Selasa, 04 Jul 2017 | 13:46 WIB Dibaca: 823 Pengunjung

Bendera ISIS yang dipasang di Mapolsek Kebayoran Lama, Jakarta, Selasa (4/7/2017)

JAKARTA, [NEWSmedia] - Sebuah bendera hitam yang identik dengan bendera ISIS, dipasang di pagar Polsek Kebayoran Lama, oleh seseorang yang belum diketahui identitasnya, Selasa (4/7/2017).

Ditengarai, pemasangan bendera itu sebagai aksi ancaman teror sebagai bagian dari rangkaian ancaman yang diberikan kepada kepolisian sejak beberapa waktu lalu.

Kejadian bermula sekitar pukul 05.30 WIB, kala anggota Polsek Kebayoran Lama yang sedang bersiaga dibantu anggota FKPM, melakukan salat subuh secara bergantian.

"Setelah selesai salat subuh, Bripka Billy dan Pak Jangkung (FKPM) mendengar suara motor berhenti di pinggir jalan," ujar Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Ardi Rahananto.

Karena merasa curiga, keduanya langsung mengecek motor yang berhenti itu. Namun, motor tersebut langsung pergi dengan terburu-buru.

Setelah ditelusuri, didapati ada bendera yang identik dengan bendera ISIS, terpasang di pagar depan Polsek Kebayoran Lama.

"Kemudian, seluruh anggota dipimpin langsung wakapolsek, langsung patroli di sekitaran polsek dan memeriksa setiap sudut, mencari apakah ada bendera lain yang dipasang atau benda-benda mencurigakan yang ditinggalkan orang tersebut," ungkap Kompol Ardi.

Ada pun barang bukti yang diamankan adalah bendera hitam bertuliskan La ilaha illallah berukuran kurang lebih 100 cm x50 cm. Ditemukan pula satu botol air mineral ukuran satu liter yang didalamnya ada kertas karton warna kuning.

Dalam tulisan di dalam karton, pelaku mengancam akan melakukan teror kepada pihak kepolisian, bahkan mengancam akan menggulingkan pemerintahan yang sah. Mereka juga bilang akan membuat Jakarta seperti Marawi di Filipina. Berikut ini isi lengkap surat tersebut:

"Wahai para Anshor Thogut, Polri, TNI, Banser, Densus, dan para antek-antek laknatullah. Bertaubatlah kalian dari jalan yang menyesatkan itu.
Berhentilah kalian menyembah dan melindungi berhala yang kalian banggakan, yang kalian sebut dengan nama Pancasila najis itu, yang telah menggantikan hukum Allah dengan hukum jahiliyah yang telah kalian buat.
Sadarlah kalian sesungguhnya kalian berperang di barisan Thogut, dan kami berperang di barisan iman (QS An Nisa:76).
Berhentilah kalian menyebut dan memfitnah kami sebagai teroris, bahwa pada dasarnya kalianlah teroris sebenarnya, karena kalian telah membunuh dan menangkap umat muslim serta ulama-ulama kami (Para Muwahidin) yang mempelajari dan mengamalkan tauhid yang dibawa dan diajarkan oleh Rasul kami Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam.
Dan ketahuilah, kami akan terus meneror kalian sebagai mana kalian meneror kami (para muwahidin), dan kami akan memburu kalian sebagaimana kalian memburu saudara seiman kami di Poso.
Ketahuilah, perang telah dimulai, akan kami buat Jakarta ini seperti Marawi. Akan kami gulingkan hukum jahiliyah serta berhala pancasila yg kalian banggakan dan akan kami tinggikan hukum Allah yg maha adil dan sempurna (QS Al Maidah:50) di atas pedang-pedang kami. Khilafah islamiyah Ala Minhajin Nubuwah akan segera tegak di tanah air ini , Insya Allah Biidznillah."
[Red/wtn]

Penulis: Red/wtn
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Polisi Kembali Diteror, Polsek Kebayoran Lama Dipasang Bendera ISIS
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top