Senin, 17 Desember 2018 |
News Room

Polisi Bekuk Komplotan Pengedar dan Pemalsu Uang Rupiah di Tangerang

Selasa, 07 Mar 2017 | 14:20 WIB Dibaca: 946 Pengunjung

Foto ilustrasi.*

TANGERANG, [NEWSmedia] - Peredaran uang palsu pecahan Rp 100.000 edisi lama terungkap di Kabupaten Tangerang, Banten. Petugas Kepolisian Sektor Panongan menangkap empat orang tersangka pelaku pemalsuan uang.

Empat tersangka yang berhasil diamankan petugas kepolisian, yakni Ro (33), Ah (33), Mis (33), dan Su (35), dalam lima hari berturut-turut sejak Rabu (1/3) hingga Minggu (5/3) dini hari. Dari tangan tersangka polisi berhasil menyita 97 lembar pecahan uang palsu Rp 100.000. 

"Kami masih mengembangkan kasus untuk mencari tahu, antara lain tempat produksi, anggota jaringan lain, dan bos besarnya. Yang ditangkap ini belum bos besarnya," kata Kepala Polsek Panongan Ajun Komisaris Pol. Trisno Tahanmuji, Selasa, (7/3/2017)

Terbongkarnya sindikat pengedar uang palsu itu atas laporan masyarakat bahwa akan ada transaksi uang palsu di Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Polisi mendapat informasi bahwa Ro menunggu kedatangan seseorang, Rabu pukul 20.45. Dari tangan Ro, polisi menyita 10 lembar uang palsu.

Berikutnya, Mis ditangkap di warung kopi di tepi Tol Balaraja Timur, Kamis malam. Tiga lembar uang palsu disita. Keesokan harinya, Jumat (3/3), Su ditangkap di rumah kontrakan di Desa Pasir Nangka, Tigaraksa. Dari tangannya disita 71 lembar uang palsu.

Sabtu tengah malam, giliran Ah ditangkap di Kampung Cogrek, Tigaraksa. Barang bukti 13 lembar uang palsu. 

"Secara kasatmata sangat mirip aslinya," kata AKP. Trisno. Keempatnya diancam hukuman di atas 5 tahun penjara sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. [Kdc]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Polisi Bekuk Komplotan Pengedar dan Pemalsu Uang Rupiah di Tangerang
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top