Sabtu, 26 Mei 2018 |
News Room

Polda Banten 'Backup' Pabrik Semen Merah Putih di Bayah

Minggu, 13 Agt 2017 | 20:57 WIB Dibaca: 1373 Pengunjung

Kapolda Banten Brigjend Pol Listyo Sigit Prabowo dan Direktur PT Cemindo Gemilang, Andre Vincent Wenas saat penandatanganan MoU di Aula Mapolda Banten, Sabtu (12/8/2017).*

SERANG, [NEWSmedia] - PT Cemindo Gemilang, perusahaan yang memproduksi semen merk Merah Putih menggandeng Polda Banten untuk melakukan pengamanan aktivitas produksi di pabrik yang berlokasi di Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

Hal tersebut tertuang dalam penandatanganan Memorandum of Undestanding (MoU) antara PT Cemindo Gemilang dengan Polda Banten di Aula Mapolda Banten, Sabtu (12/8/2017).

Direktur PT Cemindo Gemilang, Andre Vincent Wenas mengatakan, kondusivitas di kawasan industri sangat dibutuhkan untuk menciptakan hasil kerja yang baik. Diketahui, akhir-akhir ini sering terjadi aksi unjuk rasa memprotes beberapa hal di pabrik Semen Merah Putih.

"Missed komunikasi aja, kadang ada harapan masyarakat yang belum terkomunikasikan dengan baik. Ada kesalahanpahaman dan itu yang akan ditengahi oleh pihak kepolisian," kata Andre Vincent usai penandatanganan MoU.

Ia mengatakan, sampai saat ini tidak ada masalah yang begitu besar terkait keamanan. Penandatanganan kerjasama pengamanan dengan Polda Banten ini, kata Vincent, untuk mempertegas ikatan formal kerjasama pengamanan yang selama ini sudah terjalin.

Pada bagian lain, Vincent menjelaskan, kondusivitas keamanan di daerah selatan Banten akan berdampak pada banyaknya investor yang akan menanamkan modal.

"Kami yakin dengan banyaknya investasi di Banten selatan, maka akan maju secara ekonomi dan  juga akan membawa kemaslahatan masyarakat di sana," tuturnya.

Sementara itu, Kapolda Banten, Brigjend Pol Listiyo Sigit Prabowo menjelaskan, kerjasama dengan industri telah diatur Peraturan Kapolri (Perkap), bahwa pengamanan di sektor industrial perlu dibuat MoU antara perusahaan dengan kepolisian.

Menurut Sigit, MoU akan memperlancar tugas-tugas kepolisian, baik dalam hal pengambilan keputusan maupun dalam langkah koordinasi.

"Kita sadari bahwa PT Cemindo ini memiliki nilai investasi yang sangat besar, yakni Rp7 Triliun dan ini objek vital yang diharapkan ikut andil dalam mengisi program pemerintah di bidang infrastruktur, khususnya di Banten," kata Sigit.

Ia mengatakan, jika ada hal-hal yang terjadi terhadap perusahaan dengan masyarakat, pihaknya akan mendahulukan jalur musyawarah. Namun ketika ada perbuatan yang melanggar hukum, kepolisian akan melakukan tindakan sesuai dengan tugasnya.

"Sepanjang masih bisa dikomunikasikan, kita akan musyawarah, karena itu yang paling penting, karena kalau industri tumbuh masyarakat pun bisa tercukupi," ucap Sigit. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

LAINNYA

Ribuan Pesantren di Banten Diguyur Rp20 Juta
Sabtu, 26 Mei 2018 | 11:29 WIB
Ribuan Pesantren di Banten Diguyur Rp20 Juta
Cek Harga Bahan Pangan Jelang Akhir Pekan
Sabtu, 26 Mei 2018 | 07:05 WIB
Cek Harga Bahan Pangan Jelang Akhir Pekan

KOMENTAR

Polda Banten 'Backup' Pabrik Semen Merah Putih di Bayah

BERITA TERKAIT

POLRES SERANG KOTA NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top