Rabu, 18 Juli 2018 |
News Room - Pemerintahan

PNS Diizinkan Beristri Dua, Asalkan Memenuhi Aturan

Selasa, 09 Agt 2016 | 11:37 WIB Dibaca: 2863 Pengunjung

PNS memiliki izin perkawinan dan perceraian yang diatur dalam PP 45 Tahun 1990. (Foto: Ilustrasi)

JAKARTA, [NEWSmedia] - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) akan memberikan sanksi pemecatan terhadap aparatur sipil negara/pegawai negeri sipil yang melakukan poligami. Ketentuan tentang izin perkawinan dan perceraian bagi PNS tersebut, diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990.

Asisten Deputi Pembinaan Integritas dan Penegakan Disiplin SDM Aparatur Kemenpan-RB, Bambang Dayanto Sumarsono mengatakan, PNS yang tersandung kasus pelanggaran disiplin seperti melakukan pernikahan siri atau perselingkuhan, bisa dikenai sanksi berat, yakni diberhentikan.

Hal itu diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi Pegawai Negeri Sipil.

“Boleh PNS punya lebih dari satu istri, tetapi harus ikuti aturan,” kata Bambang di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Dijelaskan dalam PP 45 Tahun 1990, dalam Pasal 4 PP 45/1990 yakni Pegawai Negeri Sipil pria yang akan beristri lebih dari seorang, wajib memperoleh izin lebih dahulu dari Pejabat. Sementara Pegawai Negeri Sipil wanita tidak diizinkan untuk menjadi istri kedua/ketiga/keempat.

Permintaan izin sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diajukan secara tertulis. Dalam surat permintaan izin sebagaimana dimaksud, harus dicantumkan alasan yang lengkap yang mendasari permintaan izin untuk beristri lebih dari seorang.

Selanjutnya, dalam Pasal 4 ayat (2) PP 45/1990 disebutkan bahwa ketentuan ini mengandung pengertian bahwa selama berkedudukan sebagai istri kedua/ketiga/keempat dilarang menjadi PNS. [Red/02]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Redaktur-02
Publisher: newsmedia.co.id
Bagikan:

KOMENTAR

PNS Diizinkan Beristri Dua, Asalkan Memenuhi Aturan
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top