Jumat, 22 Juni 2018 |
News Room

Petunjuk Jalan ke 'Banten Lama' Disoal

Rabu, 23 Mei 2018 | 20:56 WIB Dibaca: 185 Pengunjung

Gapura Selamat Datang ke Kawasan Wisata Religi Kesultanan Banten.*

SERANG, [NEWSmedia] – Ketua Umum Lembaga Pemangku Adat Kesultanan Banten, Tubagus Abbas Wase menyesalkan banyaknya plang petunjuk jalan ke Kawasan Wisata Religi Kesultanan Banten menggunakan kata 'Banten Lama'.

Menurutnya, penggunaan istilah ‘Banten Lama’ sangat mengkerdilkan sejarah kawasan wisata religi tersebut.

“Saya imbau pada Dishub yang membuat plang terutama di dalam tol Serang Timur dan Serang Barat menulis Banten Lama. Kata ‘Banten Lama’ kaya sebuah kampung, padahal disni sejarahnya besar. Dirubah disini (menjadi Keraton Kesultanan Banten-red) kenapa susah amat,” kata dia saat dihubungi NEWSmedia, Rabu (23/5/2018).

Ia menjelaskan, selain di tol, terdapat petunjuk arah dengan nama Kesultanan Kenari dan Kesultanan Kasunyatan, padahal tidak ada kesultanan di tempat tersebut, sebab menurutnya, di kawasan wisata religi itu, hanya terdapat satu kesultanan, yakni Keraton Kesultanan Banten.

“Penunjuk arah Kesultanan Kenari, dekat minimarket itu, tidak ada (tempatnya-red) itu ngaco saja. Kalau Sultan ke empat dimakamkan di Kenari itu, yes. Kadang harus diluruskan. Saya tidak tahu yang membuat Dishub Kota apa Provinsi,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, secara lisan, dirinya telah berbicara dengan Gubernur, Wakil Gubernur dan Dishub Provinsi Banten, bahkan ia meminta agar nama 'Banten Lama' bisa diubah menjadi Keraton Kesultanan Banten.

“Memang asal muasalnya dari Dishub yang membuat, kalau Banten Lama apa harapannya, kaya pesimis dan mengecilkan sejarah,” pungkasnya. [CR]

Penulis: Anton
Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Petunjuk Jalan ke 'Banten Lama' Disoal
paslon 1 paslon 2 paslon 3 NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top