Selasa, 04 Agustus 2020 |
News Room - Pemerintahan

Perubahan SOTK Hambat Proses Lelang di Pemprov Banten

Selasa, 04 Jul 2017 | 15:08 WIB Dibaca: 725 Pengunjung

Kepala LPSE Provinsi Banten, Dodo Mulyadi Nata di Aula Bappeda Banten, Selasa (4/7/2017).

SERANG, [NEWSmedia] - Terganjal oleh proses perubahan SOTK diawal tahun 2017, proses lelang pengadaan paket oleh Pemerintah Provinsi Banten hanya mencapai 65 persen atau lebih rendah 11 persen dari capaian tahun lalu.

Menurut Kepala Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Banten, Dodo Mulyadi Nata mengatakan, minimnya ketercapaian lelang pengadaan oleh Pemprov Banten, selain terganjal oleh perubahan SOTK, juga dikarenakan hingga akhir Juni ini masih ada OPD yang belum mengajukan lelang di ULP.

"Masih ada beberapa SKPD yang belum mengusulkan proses lelang ke ULP," kata Dodo di Aula Bappeda Banten, Selasa (4/7/2017).

Lanjutnya, pada tahun anggaran 2017, jumlah paket pengadaan yang diumumkan di ULP mencapai 837 paket. "Untuk jumlah paket tahun ini, lebih banyak dari tahun kemarin," jelasnya.

Ia menjelaskan, dari 837 paket tersebut, yang sudah dan sedang menjalani lelang hingga akhir Juni 2017 ini sudah mencapai 275 paket.

"Sisa yang dilelangkan 286 lagi, yang lainnya pengadaan langsung dan penunjukan langsung, tidak dilelang," terangnya.

Meski demikian, Dodo mengaku, untuk paket yang kini masih belum dilelang adalah pengadaan barang saja. "Fisik konstruksi sudah, tinggal pengadaan barang saja," pungkasnya. [Ahi]

Penulis: Ahi
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Perubahan SOTK Hambat Proses Lelang di Pemprov Banten
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top