Sabtu, 25 November 2017 |
News Room

Pertama Kali, MTQ Tingkat SLTA se-Provinsi Banten Digelar

Senin, 23 Okt 2017 | 13:35 WIB Dibaca: 308 Pengunjung

Siswa SLTA saat mengikuti perlombaan MTQ Cabang Lomba Syarhil Quran di Masjid Raya Al-Bantani, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (23/10/2017).*

SERANG, [NEWSmedia] - Pemerintah Provinsi Banten bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Banten menggelar Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) pelajar tingkat SLTA dan sederajat se-Provinsi Banten dari tanggal 23 sampai 25 Oktober 2017. 

MTQ tingkat pelajar tersebut, dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Ranta Soeharta di Masjid Raya Albantani, Curug, Kota Serang, Senin (23/10/2017).

Ketua Pelaksana yang juga Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Banten, Irvan Santoso mengatakan, MTQ pelajar ini bagian dari rangkaian ulang tahun ke-17 Provinsi Banten dan memeriahkan Hari Santri Nasional tahun 2017.

“Kegiatan ini sebagai upaya untuk mendorong pelajar memahami dan menghayati isi kandungan Al-Quran,” kata Irvan.

Ia menjelaskan, event yang baru pertama digelar ini, baru bisa melombakan dua cabang mata lomba, yaitu Fahmil Quran dan Syarhil Quran.

“Para pendaftar sangat antusias. Yang mendaftar cabang Fahmil Quran golongan putra ada 39 regu dan putri 42 regu. Sementara cabang Syarhil Quran putra 23 regu dan putri 37 regu. Setelah melalui tahapan kualifikasi, peserta cabang fahmil Quran dan syarhil Quran yang akan berlomba, masing-masing sebanyak 27 regu putra dan putri," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda Banten) yang juga Ketua Umum LPTQ Banten, Ranta Soeharta yang membacakan sambutan Gubernur Banten mengapresiasi kepada seluruh elemen dan jajaran LPTQ Banten yang telah menggagas kegiatan yang baru pertama digelar ini.

“Ini tentu untuk memacu dan meningkatkan gairah pemuda, pemudi, pelajar dan remaja untuk mengkaji, mempelajari sekaligus mengamalkan isi kandungan Al-Quran sebagai pandangan hidup yang hakiki dan sebagai kepribadian kita,” katanya Ranta.

Ranta juga menegaskan, ajang MTQ tingkat pelajar tersebut, diupayakan dapat menumbuhkembangkan bibit baru dalam rangka mempersiapkan ajang MTQ tingkat provinsi maupun tingkat nasional.

“MTQ ini tidak hanya dimaknai sebagai kompetisi namun merupakan syiar, silaturahmi dan salah satu wahana memicu diri agar lebih mengenal, memahami, menghayati dan mengamalkan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. [hms]

Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

LAINNYA

HET Tak Efektif Turunkan Harga Beras
Sabtu, 25 Nov 2017 | 07:02 WIB
HET Tak Efektif Turunkan Harga Beras
Harga Emas Naik Menjadi Rp626 Ribu per Gram
Jumat, 24 Nov 2017 | 07:03 WIB
Harga Emas Naik Menjadi Rp626 Ribu per Gram

KOMENTAR

Pertama Kali, MTQ Tingkat SLTA se-Provinsi Banten Digelar
Top