Minggu, 07 Juni 2020 |
News Room

Pertama di Indonesia, Rumah Pangan Santri Hadir di Banten

Jumat, 11 Mei 2018 | 18:40 WIB Dibaca: 703 Pengunjung

Dirut Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog, Imam Subowo meninjau RPS di Kota Serang, Jumat (11/5/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) bekerja sama dengan Majelis Pesantren Salafi (MPS) Provinsi Banten meluncurkan Rumah Pangan Santri (RPS) di Pondok Pesantren Al-Fathaniyah, Lingk. Tembong Indah, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Jumat (11/5/2018).

Dirut Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog, Imam Subowo mengatakan, RPS tersebut merupakan rumah pangan yang pertama kali dikembangkan bersama pesantren salafi di Indonesia.

"Kita memang baru mulai di Banten, ini yang pertama dan akan menjadi pilot, tentu akan diteruskan ke daerah lain," kata Imam kepada awak media.

Ia menjelaskan, dari sekitar 3.500 pondok pesantren salafi di Provinsi Banten, pihaknya bersama MPS baru bisa mewujudkan 50 RPS yang tersebar di beberapa daerah di Provinsi Banten.

"Tentu kalau sudah ada rumah pangan kita santri, harapannya bisa memudahkan masyarakat untuk mencari pangan pokok, karena di sekitar rumahnya ada rumah pangan yang terletak di pesantren," jelasnya.

Ia juga menerangkan, dari sisi harga, RPS tersebut memiliki harga di bawah harga eceran tertinggi (HET) seperti di pasaran, namun kualitas barangnya tetap terbaik.

"Harganya juga sangat menarik, beras premium dijual dengan harga Rp12.200, medium Rp8.950, dibawah harga eceran tertinggi, yaitu Rp9.450. Rp500 dibawahnya," terangnya.

Sementara itu, Ketua MPS Provinsi Banten, Matin Syarqowi mengatakan, baru pertama kali, pesantren di Provinsi Banten diberikan kepercayaan untuk bekerja sama dengan Perum Bulog merealisasikan rumah pangan santri.

"Baru pertama kali ini, di Banten negara hadir untuk bisa memberikan kepercayaan kepada pesantren," katanya.

Selain itu, ia juga berharap, dengan adanya RPS tersebut, bisa memberikan keuntungan kepada pesantren salafi untuk mengembangkan kemandirian pesantren di tengah-tengah perkembangan zaman yang semakin majun

"Harapannya, RPS ini bisa memberikan keuntungan kepada pesantren agar bisa berusaha mengembangkan kemandirian pesantren itu sendiri," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Pertama di Indonesia, Rumah Pangan Santri Hadir di Banten
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top