Sabtu, 16 Februari 2019 |
News Room

Perkuat Kelistrikan Jakarta-Banten, PLN Investasi Rp500 Miliar

Senin, 10 Des 2018 | 12:25 WIB Dibaca: 180 Pengunjung

Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - PT PLN (Persero) menggelontorkan investasi senilai Rp500 miliar untuk memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Jakarta, Banten dan wilayah Jawa-Bali secara keseluruhan.

Investasi dilakukan untuk menambah keandalan pasokan pada sisi transmisi. Untuk tujuan tersebut, PLN memulai pekerjaan penggantian konduktor saluran udara tegangan ekstratinggi (SUTET) 500 kV Balaraja- Lengkong-Gandul (Balega).

Bersamaan itu, PLN juga menggelar doa bersama dan santunan bagi dhuafa di sekitar lokasi proyek Gardu Induk Tegangan Ekstra-Tinggi (GITET) 500 kV Lengkong, Jakarta, Jumat 7 Desember 2018.

Hadir pada kesempatan tersebut, Direktur Bisnis Regional Jawa bagian Barat PLN Haryanto WS, General Manager PLN UITJBB Trino Erwin, dan manajemen PLN lainnya beserta stakeholders terkait.

Haryanto menyampaikan harapannya agar perekonomian dan pengembangan investasi yang diikuti dengan terbukanya lapangan pekerjaan semakin meningkat dengan tersedianya pasokan listrik yang andal.

Terlebih dalam menyiapkan keandalan pasokan listrik menyambut pesta demokrasi di Indonesia pada 2019. Rangkaian pekerjaan penggantian konduktor SUTET 500 kV Balega ini juga merupakan bagian dari Program 35.000 mw dalam misi PLN menuju rasio elektrifikasi 100% pada 2020.

Pelaksanaan pekerjaan tersebut dilakukan oleh PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) di mana jalur utama evakuasi bebannya adalah Balaraja- Lengkong-Gandul (Balega), yang berasal dari sistem pembangkit PLTU Suralaya, PLTU Suralaya Baru, Independent Power Producer (IPP) Banten Lestari dan rencana penambahan IPP Jawa 7 berkapasitas 2x1.000 mw yang akan beroperasi pada 2020.

Pada pekerjaan penggantian konduktor SUTET 500 kV ini, PLN berkomitmen menggunakan teknologi terkini, seperti konduktor jenis high temperature low sagging (HTLS) yang dapat meningkatkan dua kali kapasitas tanpa penambahan berat konduktor sehingga mempercepat pelaksanaan pekerjaan yang tidak memerlukan adanya modifikasi terhadap towertransmisi eksisting.

Penggantian Material Transmisi Utama (MTU) dilakukan sebagai langkah persiapan penggantian konduktor jalur BALEGA un tuk menjaga keandalan pasokan listrik di sistem Jawa Bali. Selain pekerjaan tersebut adalah adanya pekerjaan penggantian Capacitor Voltage Transformer (CVT) di GITET Cilegon Baru dan GITET Balaraja.

CVT merupakan salah satu MTU untuk mengetahui besaran tegangan listrik pada gardu induk sehingga petugas dapat memonitor tegangan yang masuk dengan baik dan sistematis. Secara berkala juga dilakukan pengujian peralatan dan sistem proteksi untuk menjamin keandalan pasokan listrik pada sistem. [okz]

Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Perkuat Kelistrikan Jakarta-Banten, PLN Investasi Rp500 Miliar
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top