Senin, 26 Agustus 2019 |
News Room - Politik

Percepatan Muktamar Jadi 'Isu Seksi' Mukernas PPP di Kota Serang

Sabtu, 20 Jul 2019 | 13:31 WIB Dibaca: 340 Pengunjung

Press conference Mukernas PPP di Kota Serang, Sabtu (20/7/2019).*

SERANG, [NEWSmedia] - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-IV selama dua hari di Kota Serang.

Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengatakan, isu paling santer yang dibahas dalam Mukernas tersebut adalah persoalan Muktamar.

"Isu yang paling seksi itu Muktamar, tapi sebagai Plt saya hanya melanjutkan sampai kepengurusan (hingga) tahun 2021. Muktamar dipercepat ada dua: pertama luar biasa atau tidak luar biasa. Kalau muktamar dipercepat, itu bisa membuat kalender muktamar itu mundur," kata Suharso setelah Muktamar IV di Kota Serang, Sabtu (20/7/2019). 

Ia menjelaskan, alasan muktamar tidak dipercepat salah satunya karena momen pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih yakni Jokowi-Ma'ruf Amin, serta menyambut Pilkada serentak tahun 2020.

"Isu yang seksi itu sudah dijawab dan diserahkan kepada DPP, kapan itu dilakukan. Pertama kami akan mempertimbangkan Pilkada 2020. Kalau kami lakukan di 2019 itu ada muswil, kami tidak mau tergantung. Kalau 2020 ada pilkada, mungkin setelah pelantikan bupati wali kota," pungkasnya.

Berikut Rekomendasi Lengkap Hasil Mukernas IV PPP:

Internal:
1. Penjadwalan pelaksanaan muktamar ke-9 diserahkan sepenuhnya kepada DPP, dengan mempertimbangkan asas manfaat dan mudharat.

2. Melaksanakan keputusan DPP terkait kompensasi dan kontribusi bagi caleg di setiap tingkatan.

3. Melakukan evaluasi dan restrukturisasi kepengurusan partai di semua tingkatan berdasarkan kebutuhan organisasi yang efektif dan efisien dalam rangka persiapan verifikasi parpol menghadapi Pemilu 2024.

4. Melakukan konsolidasi kaderisasi dan konsolidasi secara sistematis untuk meneguhkan PPP sebagai partai kader.

5. Memulihkan kembali jabatan ketua dan atau sekretaris DPW yang diberhentikan untuk menjaga kondusivitas dan kekompakan jajaran partai. 

Eksternal:
1. Mengawal pemerintahan Jokowi-Ma'ruf amin dan memperjuangkan program pemerintahan yang sesuai dengan aspirasi umat Islam dan kemajuan bangsa

2. Mendorong pemerintah mengurangi pengangguran terbuka dan pengentasan kemiskinan

3. Mendorong pemerintah mengimbangi pembangunan infrastruktur dengan peningkatan kualitas SDM untuk meningkatkan daya saing menghadapi revolusi industri 4.0

4. Perbaikan sistem pemilu di Indonesia dengan memisahkan pelaksanaan pileg dan pilpres. Penerapan sistem tertutup dalam penentuan caleg terpilih, perubahan metode penghitungan kursi dari Sainte Lague menjadi Kuota Hare.

5. Mengawal produk legislasi bernafaskan Islam di Indonesia, seperti RUU minuman alkohol, RUU pendidikan keagamaan dan pondok pesantren, serta RUU lainnya. 

6. Penguatan lembaga pondok pesantren, pendidikan diniyah, dan pendidikan madrasah, penguatan program ekonomi keumatan, serta pemberdayaan kaum santri. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Percepatan Muktamar Jadi 'Isu Seksi' Mukernas PPP di Kota Serang
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top