Sabtu, 17 November 2018 |
News Room - Peristiwa

Perantau Boyolali di Kota Serang: Hentikan Ucapan Diskriminasi

Senin, 05 Nov 2018 | 19:17 WIB Dibaca: 4506 Pengunjung

Warga perantau Boyolali saat menggelar aksi damai di Alun-alun Kota Serang, Senin (5/11/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Warga perantau Boyolali yang berada di Kota Serang melakukan aksi damai dengan membentangkan spanduk bertagar #SaveTampangBoyolali di Alun-alun Kota Serang, Senin (5/11/2018).

Aksi tersebut merupakan buntut dari pernyataan Capres Prabowo beberapa waktu lalu yang menyinggung perasaan orang Boyolali yang tidak pantas masuk hotel mewah di Jakarta.

Masa aksi mengekspresikan pernyataan Prabowo tersebut dengan membawa spanduk yang bertuliskan seperti #SaveTampangBoyolali, #HentikanDiskriminasiForNKRI, #BoyolaliBermartabat, #OraTuruNengHotelOraPopo, #SaveMukaBoyolali dan #WongNdesoNdakHarusDihina.

Berikut pernyataan sikap perantau Boyolali di Kota Serang:

Boyolali Bermartabat dan Sikapi dengan Dewasa Terkait Pernyataan Prabowo

#Aku wong deso, tapi ojo di nyek'
(Aku orang desa, tapi jangan dicaci)
#Aku wong Boyolali, turu ning omah yo lali, ora turu ning hotel yo ra pate’en
(aku orang Boyolali, tidur di rumah ya pules, tidak tidur di hotel juga tidak apa-apa)
#Aku wong deso, ben tampangku elek, tapi aku nkri
(aku org desa, meskipun wajahku jelek, tapi aku NKRI)
#Mau Boyolali, mau Serang, mau Timika, mau Lampung, mau Bau, mau Aceh, mau kota dan daerah mana saja, tetap NKRI
#Warga Boyolali juga manusia, punya martabat dan punya harga diri
#Hentikan ucapan diskriminasi terhadap warga NKRI

"Aksi ini bentuk aktualisasi rasa kebangsaan, kedaerahan, yang mengalami diskriminasi suku dan etnis, sebaga mana pernyataan Capres nomor 02 Prabowo Subianto yang mengandung makna penghinaan bahwa tampang Boyolali adalah tampang miskin," kata koordinator aksi, Siti Roidah.

Ia juga menegaskan, pihaknya meminta kepada calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, agar meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Boyolali terkait pernyataannya tersebut.

"Saya minta calon presiden nomor urut dua meminta maaf atas ucapannya yang menyinggung dan tidak pantas di ucapakan oleh orang sekelas beliau, apalagi beliau merupakan calon pemimpin di negeri ini," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Perantau Boyolali di Kota Serang: Hentikan Ucapan Diskriminasi

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top