Rabu, 23 September 2020 |
News Adv

Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2017 Pemprov Banten Berbasis Online

Jumat, 09 Des 2016 | 13:15 WIB Dibaca: 1454 Pengunjung

Sekda Banten Ranta Soeharta saat melakukan monitoring penyusunan E-DRPK di kantor DPPKD Provinsi Banten, Jumat (2/12/2016).*

SERANG, [NEWSmedia] - Pemerintah Provinsi Banten dalam melakukan penyusunan APBD Tahun Anggaran 2017 telah menggunakan sistem aplikasi perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi, dengan menggunakan aplikasi berbasis online bernama e-DRPK.

Sistem aplikasi e-DRPK dipakai untuk penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) di seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprov Banten. Penyusunan ini berbeda dari tahun anggaran sebelumnya yang masih menggunakan sistem manual.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Ranta Soeharta menjelaskan, penyusunan RKA Pemprov Banten untuk  tahun anggaran 2017 menggunakan aplikasi e-DRPK, yang terintegrasi antara sistem di Bappeda dengan Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah (Simda).

Sekda yang merupakan Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pun telah memantau langsung proses penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) SKPD Provinsi Banten yang baru sesuai hasil perubahan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK).

Ranta menjelaskan, penyusunan RKA yang terintegrasi dengan Simda ini sesuai dengan tujuan adanya Simda. Dengan begitu, database mengenai kondisi di daerah menjadi terpadu, baik dari aspek keuangan, aset daerah, kepegawaian atau aparatur daerah maupun pelayanan publik yang dapat digunakan untuk penilaian kinerja instansi pemerintah daerah.

Selain itu, penerapan sistem itu juga bertujuan untuk menghasilkan informasi yang komprehensif, tepat dan akurat terhadap manajemen pemerintah daerah. Informasi ini dapat digunakan sebagai bahan untuk mengambil keputusan.

“Dengan terintegrasi dengan Simda, ke depan pengimplementasian program-program yang telah tersusun dan tertuang dalam RKA ini bisa lebih sistematis, selain itu, untuk pengawasannya pun lebih mudah karena lebih transparan dan sistematis,” terang Ranta.

Penerapan sistem ini, lanjut Ranta, dilakukan sebagai bagian dari rencana aksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengawal pengelolaan anggaran di Banten. Meski demikian, ia mengakui sistem yang diterapkan secara otomatis ini masih mengalami beberapa kendala.

“Yang terpenting penyusunannya harus on the track. Kalau dulu kan manual, sekarang otomatis. Insya Allah bisa lancar di 2017,” ungkapnya.

Ranta mengatakan, RKA yang telah diinput ke dalam sistem tidak dapat diubah. Oleh karena itu, ia menekankan kepada setiap SKPD untuk teliti dalam menyusun dan menginput rencana kerja dan anggaran. [adv-kominfo]

Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2017 Pemprov Banten Berbasis Online
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top