Minggu, 21 Oktober 2018 |
News Room - Pendidikan

Penyelenggara PPDB Online di Banten Diminta Bertanggungjawab Secara Hukum

Rabu, 25 Jul 2018 | 19:26 WIB Dibaca: 259 Pengunjung

Moch Ojat Sudrajat saat melaporkan persoalan carut-marut PPDB Online di Pengadilan Negeri Serang, Rabu (25/7/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Orang tua siswa asal Rangkasbitung, Moch Ojat Sudrajat melaporkan persoalan carut-marut penerimaan peserta didik baru (PPDB) Online tingkat SMA/SMK di Banten ke Pengadilan Negeri Serang, Rabu (25/7/2018).

Menurutnya, penyebab utama carut-marutnya PPDB Online di Banten berasal dari Aplikasi PPDB Online yang belum siap dan kurangnya koordinasi yang dilakukan oleh penyelenggara kegiatan tersebut.

"Sebagai orang tua siswa maka saya menempuh jalur hukum untuk meminta pengelenggara PPDB Online tingkat SMA/SMK bertanggungjawab secara hukum dihadapan majelis hakim yang akan menilai dalam perkara ini," kata Ojat kepada awak media.

Ia menjelaskan, dalam laporan tersebut, ada lima tergugat yang berasal dari dua instansi yang berbeda, yakni tergugat satu, kepala Dinas Pendidikan, tergugat dua Sekretaris Dinas Pendidikan, tergugat tiga Kepala Balai Teknologi dan Komunikasi Dinas Pendidikan, tergugat empat Kabid sara prasarana Diskominfo dan tergugat terakhir Kepala Dinas Kominfo Provinsi Banten.

"Dan turut tergugat Kepala Inspektorat dan Gubernur Banten, Wahidin Halim," jelasnya.

Ia menuturkan, pada pedoman PPDB Provinsi Banten tahun 2018/2019 terdapat jalur afirmasi yang dialokasikan sebanyak 10 persen atau kurang lebih 7.000 kursi, namun hal tersebut tidak muncul di layar PPDB Online.

"Yang muncul hanya jalur umum, jalur prestasi dan jalur luar zona, ini tidak transparan dan ini menjadi rawan untuk terjadinya jual-beli kursi," tuturnya.

Selain itu, ia juga menegaskan, dirinya tidak bermaksud untuk memojokkan para tergugat, namun jika diilustrasikan dengan seorang yang skit, maka yang harus dicari adalah penyebab sakitnya orang tersebut.

"Intinya jangan sampai kebijakan itu justru merugikan mayarakat banyak, apalagi dunia pendidikan dan kami berharap kejadian ini tidak terulang lagi di tahun depan, harus lebih baik, karena ini sudah dua tahun berturut," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Penyelenggara PPDB Online di Banten Diminta Bertanggungjawab Secara Hukum

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top