Kamis, 28 Januari 2021 |
Kesehatan - News Gallery

Penyebab Perut Mual Setelah Makan dan Cara Mengatasinya

Rabu, 25 Jul 2018 | 00:02 WIB Dibaca: 588 Pengunjung

Foto ilustrasi

[NEWSmedia] - Pernahkah Anda merasa mual setelah makan? Sebagian dari Anda pasti pernah merasakan hal ini. Bukannya rasa kenyang yang puas justru mual yang dirasakan.

Sebenarnya, penyebabnya bisa beragam, mulai dari keracunan makanan hingga faktor kehamilan. Nah, dikutip dari Healthline, berikut ini beberapa penyebab perut Kamu mual dan bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi rasa mual tersebut.

Keracunan makanan

Makanan yang ditaruh terlalu lama di ruangan dan tidak dimasukkan ke dalam kulkas, dapat menarik bakteri, virus, dan parasit pada makanan tersebut. Gejala yang ditimbulkan akibat konsumsi makanan yang sudah terkontaminasi adalah mual, muntah, dan diare. Biasanya terjadi setelah beberapa jam Kamu mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.

Alergi makanan

Makanan tertentu seperti kerang, kacang-kacangan, atau telur, dapat menipu sistem kekebalan tubuh, dengan mengidentifikasi mereka sebagai sesuatu yang berbahaya. Ketika mengonsumsi salah satu makanan tersebut, sistem kekebalan tubuh akan melepaskan histamin dan berbagai senyawa kimia lainnya. Senyawa inilah yang menyebabkan gejala alergi seperti gatal-gatal, mulut bengkak, dan mual.

Kehamilan

Salah satu tanda kehamilan adalah rasa gelisah dan mual. Biasanya, gejala ini sering dimulai pada bulan kedua kehamilan. Kondisi ini bisa terjadi kapan saja. Namun tenang saja, hal ini tidak membahayakan Kamu dan calon atau bayi, Gengs. Ini hanya terasa sementara.

Stres

Stres tidak hanya memengaruhi emosi, namun juga kesehatan fisik Kamu, karena dapat membuatmu kehilangan nafsu makan atau merasa sakit setelah makan. Rasa mual akan menghilang jika stres sudah di bawah kontrol. Kamu juga bisa menemui seorang terapis atau mencoba teknik relaksasi, seperti meditasi dan yoga.

Sindrom iritasi usus

Gejalanya mencakup sakit perut, diare, sembelit, serta mual yang merupakan salah satu keluhan paling umum. Karenanya, hindari konsumsi makanan yang bisa mengganggu pencernaan Kamu.

Virus perut

Kondisi ini biasanya menginfeksi usus dan memicu gejala gastroinestinal, seperti mual, muntah, dan diare. Kamu pun dapat terinfeksi virus ini jika berada terlalu dekat dengan seseorang yang sedang sakit, atau Kamu telah mengonsumsi makanan atau meminum air yang telah terkontaminasi virus. Sebaiknya konsumsi makanan hambar, dan beristirahat selama beberapa hari, hingga infeksi dan mual berkurang.

Mabuk gerakan

Beberapa orang sangat sensitif terhadap suatu gerakan. Jika Kamu termasuk di antaranya, kendaraan yang bergerak bisa membuat Kamu mual. Jadi ketika Kamu sedang melakukan perjalanan, coba duduk di area dengan sedikit merasakan gerakan, seperti di gerbong bagian depan kereta api atau pilih kursi yang sejajar dengan sayap pesawat.

Cara Penanganan

Berbagai macam kondisi mual pada perut setelah makan tentu saja dapat diatasi, namun tergantung dari 
penyebabnya.

- Mual karena alergi bisa dihilangkan dengan mengidentifikasi penyebabnya dan menghindari konsumsi makanan tertentu.

- Bila mual disebabkan oleh faktor psikologis, dibutuhkan konsultasi dengan terapis untuk mengatasinya.

- Morning sickness atau mual saat hamil memang tidak bisa dihindari. Namun, Kamu dapat mengelolanya dengan konsumsi makanan kecil dan makan hanya ketika perasaan mual hilang.

- Terakhir, Kamu harus mengonsumsi obat bila mual di perut dirasakan karena gejala GERD atau gangguan pencernaan. [viva]

Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Penyebab Perut Mual Setelah Makan dan Cara Mengatasinya

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top