Minggu, 31 Mei 2020 |
News Room

Pengamat: Pemkot Tangsel Harus Berikan Insentif Fiskal di Tengah Wabah Corona

Jumat, 03 Apr 2020 | 19:34 WIB Dibaca: 258 Pengunjung

Pengamat Ekonomi, Fiscal and Monetary Analysis Center (Fismacent) Ajib Hamdani.*

TANGSEL, [NEWSmedia] - Pengamat Ekonomi, Fiscal and Monetary Analysis Center (Fismacent) Ajib Hamdani menilai, Pemerintah Kota Tangsel harus memberikan insentif fiskal bagi warga yang terdampak virus corona (Covid-19).

Sebab menurutnya, wabah pandemi corona telah meluluh-lantahkan perekonomian masyarakat, baik perhotelan, restoran hingga pelaku UMKM di Kota Tangsel.

"Pemerintah daerah khususnya Pemkot Tangsel tentunya harus membuat kebijakan perbaikan ekonomi daerah selain membuat gugus tugas Covid-19. Karena unsur utama pendapatan baik bagi masyarakat maupun pemda jangan sampai berantakan baru mulai bebenah," kata Ajib saat ditemui di Kawasan Bintaro, Tangsel, Jum'at (3/4/2020).

Ia menjelaskan, untuk memulihkan ekonomi daerah di Tangsel, Pemkot seharusnya bisa memberikan insentif fiskal berupa penangguhan pajak sektor restoran, hotel dan parkir agar pengusaha dan UMKM punya ruang likuiditas yang lebih baik dan mengurangi PHK akibat dampak Covid-19. 

"Kewenangan insentif fiskal ini ada di Pemkot Tangsel sesuai dengan UU Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Jadi,  Pemkot punya komitmen yang jelas untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang positif di wilayah Tangsel," ujarnya.

Di tempat yang berbeda, Pengamat Kebijakan Publik, Dosen Unis Tangerang, Miftahul Adib menerangkan, dalam memperbaiki ekonomi masyarakat kalangan bawah (UMKM), stimulus ekonomi harus digerakkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tangsel.

"Misalnya, ketika harus psychal distancing, para UMKM yang terpukul ini harus diapain. Mungkin bisa dengan pendampingan, jualan berbasis online. Sayangnya ini tidak ada, seolah pemkot tak punya cara mengatasi trend menurunnya ekonomi UMKM," ujar Adib.

"Bisa dikatakan gembar gembor UMKM binaan ini hanya omong kosong, nyatanya yang menjerit saat wabah covid 19 ini ya UMKM," imbuhnya.

Masih menurut Adib, PemKot Tangsel harus tetap menjaga kondisi ekonomi daerah tetap stabil, jangan sampai mengalami kepanikan sehingga mengakibatkan krisis ekonomi lokal.

"Harusnya UMKM saat pandemi seperti ini, disosialisasikan kepada warga, bahwa mereka tetap bisa berjalan memenuhi ruang ekonomi, antara demand dan supply, ini yg seharusnya dijaga pemkot. Adapun cara saya kira banyaklah, misalnya yang jualan sembako dan apapun itu, bisa dipertemukan dalam sosialisasi Disperindag, tapi nyatanya tak ada," tandasnya. [rls]

Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Pengamat: Pemkot Tangsel Harus Berikan Insentif Fiskal di Tengah Wabah Corona

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top