Jumat, 03 April 2020 |
News Room

Penerbangan ke China Ditutup, Bandara Soetta Tetap Awasi Penumpang dari Luar Negeri

Rabu, 12 Feb 2020 | 18:58 WIB Dibaca: 483 Pengunjung

Bandara.*

[NEWSmedia] - Sejak larangan penerbangan ke China dan sebaliknya diberlakukan, Bandara Internasional Soekarno-Hatta semakin memperketat pengawasan terhadap kesehatan penumpang di pintu kedatangan luar negeri.

"Walaupun penerbangan ke China ditutup sementara, kami justru meningkatkan kewaspadaan terhadap penumpang dari luar negeri," ujar Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Internasional Soekarno Hatta, Anas Ma'aruf, Rabu (12/2/2020).

Petugas akan melakukan pemeriksaan kesehatan sebanyak dua kali terhadap penumpang Internasional. Pemeriksaan pertama akan dilakukan di dalam pesawat dengan therma gun satu per satu. Sedangkan pemeriksaan kedua dilakukan di pintu kedatangan dengan melewati therma scanner.

"Kalau di atas 38 derajat akan terlihat, lalu akan dibawa dan diperiksa lebih lanjut di KKP. Kemudian, kalau sakit akan dibawa ke rumah sakit rujukan, kalau sehat diperbolehkan pulang," ujarnya.

Pengawasan dilakukan bukan hanya pada tamu luar negeri tetapi juga pada WNI yang datang dari China. Sebab, meskipun penerbangan langsung dari China dan sebaliknya ditutup sementara waktu, mereka yang hendak pulang ke Indonesia bisa transit di negara lain seperti Thailand.

"Tentu petugas akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap WNI yang datang dari China, kalau sehat tentu diperbolehkan lanjutkan perjalanan," ujar Anas.

Pengawasan ketat juga berlaku bagi penerbangan asal Singapura yang saat ini telah dinyatakan zona kuning oleh pemerintah setempat. Tak hanya itu, kedatangan dari negara terdekat China seperti Makau dan Hong Kong juga akan tetap diawasi petugas.

"Nah, pesawat-pesawat dari negara tersebut yang juga dilakukan pemeriksaan lebih ketat. Bila memungkinkan, petugas kita naik ke pesawat bawa therma gun, untuk diperiksa satu per satu," kata Anas.

Diketahui sebelumnya sebanyak 6 negara di Asia Tenggara terjangkit dan terpapar virus korona sejak Januari 2020. Yaitu Singapura 45 kasus, Thailand 32 kasus, Malaysia 18 kasus, Vietnam 14 kasus, Filipina, 3 kasus, dan Kamboja 1 kasus. Bahkan, pemerintah Singapura saat ini menyatakan negaranya sudah memasuki zona kuning. [okz]

Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Penerbangan ke China Ditutup, Bandara Soetta Tetap Awasi Penumpang dari Luar Negeri
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top