Selasa, 24 Oktober 2017 |
News Room - Pendidikan

Pendirian FK Untirta Terganjal Moratorium, Rektor: Banten Ini Darurat Tenaga Medis

Kamis, 20 Jul 2017 | 09:19 WIB Dibaca: 559 Pengunjung

Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten, Profesor Sholeh Hidayat.*

SERANG, [NEWSmedia] - Keinginan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) untuk mendirikan Fakultas Kedokteran (FK) nampaknya terganjal dengan kebijakan pemerintah yang sedang melakukan moratorium (pemberhentian sementara) pendirian Fakultas Kedokteran di Indonesia.

Namun bagi Rektor Untirta Profesor Sholeh Hidayat, pendirian Fakultas Kedokteran Untirta sangat mendesak dibutuhkan. Ia pun meminta kepada pemerintah pusat untuk memberikan perlakuan khusus untuk Untirta Banten agar bisa memiliki Fakultas Kedokteran.

“Di Banten ini belum ada perguruan tinggi negeri yang memiliki Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Kalaupun ada, itu hanya lokasinya saja di UIN Ciputat. Begitu juga dengan fakultas kedokteran UPH (Universitas Pelita Harapan),” kata Sholeh Hidayat saat menghadiri Halal Bihalal Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Untirta di Kota Serang, Rabu (19/7/2017) malam.

Sholeh mengatakan, pendirian Fakultas Kedokteran Untirta menjadi sebuah kebutuhan untuk mencetak tenaga medis untuk ditempatkan di rumah sakit pemerintah (RSUD Banten), puskesmas yang masih kekurangan tenaga dokter.

“Banten harus segera punya Fakultas Kedokteran. Mungkin pemerintah bisa melakukan diskresi untuk mencabut moratorium pendirian Fakultas Kedokteran.  Kalau bisa dibilang, Banten ini darurat tenaga medis,” tutur Sholeh.

“Sekarang kami masih terus mengupayakan agar pemerintah mencabut moratorium pendirian Fakultas Kedokteran. Alhamdulillah, kami didukung juga oleh Pemprov Banten. Bahkan, Pak Gubernur (Wahidin Halim) ngajak saya untuk langsung ketemu Menteri (Menristekdikti) bahas soal Fakultas Kedokteran Untirta,” sambungnya.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy juga mengatakan Pemerintah Provinsi Banten akan mendorong pemerintah pusat agar mencabut moratorium pendirian Fakultas Kedokteran untuk di kampus Untirta Banten.

Andika sepakat keberadaan Fakultas Kedokteran di perguruan tinggi di Banten sangat dibutuhkan agar pemerintah daerah bisa merekrut tenaga medis, khususnya dokter spesialis yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat Banten.

“Kita butuh banyak dokter spesialis,” tutur Andika di Pendopo Wakil Gubernur Banten, Rabu (19/7/2017) siang.

Ditemui terpisah, Ketua Komisi 5 DPRD Banten Fitron Nur Ikhsan mengatakan, pihaknya akan melakukan afirmasi kepada pemerintah pusat untuk mendorong proses pendirian Fakultas Kedokteran di Untirta. “Kami bersama gubernur akan melakukan afirmasi ke pusat. Surat sudah kita layangkan, tinggal menunggu jadwal saja dari pusat,” kata Fitron.

Ia juga sependapat, pendirian Fakultas Kedokteran menjadi kebutuhan mendesak Provinsi Banten untuk mencetak para dokter. Fitron pun membenarkan Provinsi Banten saat ini masih kekurangan dokter. “Kita butuh banyak dokter. Banyak rumah sakit dan puskesmas, tapi tidak ada dokternya, seharusnya setiap puskesmas memiliki dokter," ujarnya.

Diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi sejak 2016 memberlakukan moratorium izin pendirian fakultas kedokteran. Kebijakan itu ditetapkan untuk mendongkrak mutu fakultas kedokteran di Indonesia, yang rata-rata selama ini akreditasinya masih C. [idr]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Pendirian FK Untirta Terganjal Moratorium, Rektor: Banten Ini Darurat Tenaga Medis
Top