Selasa, 11 Mei 2021 |
News Gallery - Lifestyle

Penderita Diabetes Tak Perlu Takut Gula

Jumat, 16 Des 2016 | 09:46 WIB Dibaca: 1061 Pengunjung

foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Penyakit diabetes kini bisa dialami oleh siapa saja. Jika dahulu, Anda berpikir diabetes hanya
dialami orang tua saja. Kini potensi diabetes bisa dialami oleh remaja. Jika sudah terkena diabetes, biasanya
penderita dianjurkan untuk tidak mengonsumsi makanan dan minuman manis.

Namun, tahukah Anda sebenarnya bahwa penderita diabetes tak perlu menjauhkan diri dari makanan dan minuman manis?
Diabetes merupakan sebuah kondisi yang kompleks. Penyebabnya adalah adanya komplikasi dari berbagai faktor seperti
usia, gen, obesitas, merokok, kurang aktivitas fisik, stres, tekanan darah, dan berbagai faktor lainnya.

Penderita diabetes sebenarnya tidak dilarang untuk mengkonsumsi makanan dan minuman manis, tetapi harus lebih
berhati-hati dengan asupan gula serta jenis gula yang digunakan serta tetap memperhatikan pola diet yang seimbang
didukung dengan aktivitas fisik yang cukup.

Banyak pilihan makanan dan minuman manis yang aman dikonsumsi oleh para penderita diabetes,seperti produk-produk
yang mengandung pemanis rendah dan tanpa kalori. Pemanis rendah dan tanpa kalori memberikan konsumen pilihan untuk
membantu menjalani gaya hidup, membantu keseimbangan energi, mendukung berat badan yang sehat, mengelola diet
diabetik, atau sekadar memberikan rasa manis tanpa menambah kalori.

Faktanya, pemanis rendah dan tanpa kalori memiliki tingkat rasa manis yang sangat tinggi sekitar 200x gula biasa.
Dengan demikian, untuk menghasilkan rasa manis yang dibutuhkan, kadar pemanis rendah dan tanpa kalori relatif
sangat sedikit, bahkan sangat jauh di bawah batas asupan harian yang diperbolehkan (ADI-Acceptable Daily Intake)
yang sudah ditetapkan oleh WHO. Kadar penggunaan yang sangat sedikit jumlahnya ini akan membuat pemanis rendah dan
tanpa kalori yang terkonsumsi tidak diolah oleh tubuh. Jadi, hanya memenuhi kebutuhan sensasi rasa manis yang
dihindari oleh para penderita diabetes.

Studi American Diabetes Association (Asosiasi Diabetes Amerika) mengungkapkan bahwa pemanis rendah dan tanpa
kalori dapat membantu orang yang kelebihan berat badan atau para pengidap diabetes untuk mengurangi asupan kalori
serta patuh kepada suatu pola diet makan sehat. Tak hanya itu, pemanis rendah dan tanpa kalori tidak berkontribusi
pada kerusakan gigi serta tidak mempengaruhi glukosa darah atau respon insulin. Jadi, Anda tak perlu khawatir
lagi.

Keberadaan diabetes di Indonesia cukup mengancam, meskipun ini bukan penyakit yang tidak menular. Penyakit ini
bukan hanya diakibatkan oleh konsumsi makanan dan minuman sehari-hari, tetapi juga didukung dengan pola hidup yang
kurang diisi dengan aktivitas fisik.[dtc]

Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Penderita Diabetes Tak Perlu Takut Gula
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top