Kamis, 03 Desember 2020 |
News Room

Penangkap Teroris Imam Samudera dan Dr Azhari Dilantik Jadi Kadensus 88 Antiteror 

Sabtu, 04 Feb 2017 | 16:02 WIB Dibaca: 1673 Pengunjung

Foto Ilustrasi

JAKARTA, [NEWSmedia] - Rotasi perwira tinggi dan menengah ditubuh Polri, kembali dilakukan oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Salah satunya adalah Brigjen Muhammad Syafii yang disepanjang karirnya telah sukses menangkap Tommy Soeharto, Imam Samudera dan Dr. Azhari, dilantik menjadi Kepala Densus (Kadensus) 88 Antiteror Mabes Polri.

Berdasarkan surat telegram Kapolri Nomor ST/261/II/2017 tertanggal 3 Februari 2017,  mengenai sejumlah jabatan mengalami pergantian berdasarkan kebutuhan organisasi. Brigjen Muhammad Syafii yang sebelumnya adalah Anali Kebijakan Utama bidang Pencegahaan Densus 88 Antiteror Polri dialih tugaskan menjadi Kadensus 88 Antiteror.

Sementara Brigjen Eddy Hartono yang sebelumnya adalah Kadensus 88 menjabat sebagai Wakadensus 88 Antiteror. Sedangkan Kombes Marthinus Hukom yang sebelumnya menjabat Wakadensus 88 dimutasi sebagai pamen Densus 88 Antiteror (penugasan pada BNPT).

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul menjelaskan surat telegram Kapolri terkait rotasi jabatan kali ini merupakan bagian dari kebutuhan organisasi.

"Ini pengembangan dan penyegaran bagi organisasi," kata Martinus.

Selain itu, perubahan jabatan ini tidak lepas dari penguatan Densus 88 Antiteror Polri yang dinyatakan dalam Rapim Polri beberapa waktu lalu. Di mana ada beberapa organisasi Polri yang ditambah ada juga beberapa jabatan yang dihilangkan.

Berikut prestasi Brigjen Muhammad Syafii :

Penangkapan Tommy Soeharto
Karier Syafei dalam kepolisian cepat melesat berkat prestasi yang dicapainya. Tahun 2001, Syafii yang merupakan anggota Tim Kobra dan perwira lainnya berhasil menangkap Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, putra (mantan) Presiden Soeharto. Berkat sukses menangkap Tommy, Syafei termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa.

Penangkapan Imam Samudra
Syafei juga termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Ditserse Polda Metro Jaya, yang menangkap teroris Imam Samudra di Pelabuhan Merak, Banten, 21 November 2002.

Penangkapan Dr Azhari.
Syafei pula termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Polda Metro Jaya, yang melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005. [okz/Wiki]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Penangkap Teroris Imam Samudera dan Dr Azhari Dilantik Jadi Kadensus 88 Antiteror 
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top