Jumat, 04 Desember 2020 |
News Room - Peristiwa

Penambang Batu Akik di Lebak Tewas Terendam Air

Senin, 17 Jul 2017 | 16:21 WIB Dibaca: 1330 Pengunjung

Proses evakuasi korban di lubang galian batu akik di Lebak Banten, Senin (17/7/2017)

LEBAK, [NEWSmedia] – Seorang penambang batu akik kalimaya, di Kampung Cimalingping, Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, tewas setelah tenggelam di lokasi penggalian sedalam 30 meter.

Zaenal bin Juhi (29) warga Kampung Cihaseum, Desa Ciuyah, Kecamatan Sajira, tewas tenggelam di dalam tambang karena kehabisan nafas sesaat setelah lubang penggalian terendam air.

“Zaenal tewas saat akan menyedot air menggunakan alkon, kondisi tambang batu Kalimaya saat itu penuh dengan air,” ujar Madjudin, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Senin (17/7/2017).

Menurut Madjudin, saat itu korban berencana untuk mencoba kembali mengaktifkan kembali lokasi tambang yang sudah 2 tahun tidak diproduksi.

“Zaenal dan bosnya mau mengaktifkan lagi lokasi di Cimalingping, karena dipenuhi air Zaenal akhirnya menggunakan alkon untuk melakukan penyedotan,” katanya.

Lokasi tambang yang terletak di Galian Cimalimping, Kampung Genteng, Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak itu memiliki kedalaman 30 meter dengan kondisi penuh air.

Sebelum korban meninggal dunia, pada Minggu (16/7) sekitar 20.20 WIB, Zaenal bermaksud untuk mematikan mesin yang sedang melakukan penyedotan tambang sekitar kedalaman 10 meter.

“Diduga kekurangan oksigen, korban langsung terjatuh dan tenggelam ke dalam lokasi tambang,” ujar Madjudin.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi mengatakan, timnya sudah dikerahkan ke tempat kejadian untuk membantu mengevakuasi korban.

“Tim saat ini sudah berada di lokasi, dibantu warga sekitar mencoba untuk mengevakuasi korban,” ujarnya. [Red]

Penulis: Red/**
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Penambang Batu Akik di Lebak Tewas Terendam Air

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top