Selasa, 25 Februari 2020 |
News Room

Pemuda Ansor Banten Sebut Ahok Sebagai Penyebab Hiruk-pikuk Bangsa

Kamis, 02 Feb 2017 | 12:23 WIB Dibaca: 1312 Pengunjung

Ketua GP Ansor Banten, Ahmad Nuri.*

SERANG, [NEWSmedia] - Kalangan muda Nahdliyin di Banten memprotes keras sikap terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kepada salah satu Ketua PBNU, KH Ma'ruf Amin. 

Ketua Gerakan Pemuda Ansor Banten, Ahmad Nuri mengatakan sikap Ahok dan tim kuasa hukumnya kepada Ma'ruf Amin saat persidangan Selasa (1/2/2017) lalu dinilai tidak pantas dan melukai seluruh warga Nahdliyin.

Meski Ahok telah meminta maaf, namun menurut Nuri, permintaan maaf tersebut diungkapkan lantaran Ahok merasa takut dan merasa ada tekanan dari berbagai pihak.

"Minta maaf itu harus datang dari hati, bukan karena takut atau karena ada tekanan. Permintaan maaf itu harus sungguh-sungguh dan jangan sampai kejadian seperti ini, ke depan keulang lagi," kata Nuri di Sekretariat GP Ansor Banten, Rabu (1/2/2017) malam.

Ia menilai, hiruk pikuk yang terjadi di bangsa ini, disebabkan oleh tingkah laku mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut yang telah melecehkan Alquran. Kini, Ahok malah melecehkan salah satu ulama NU dan bahkan berencana akan memproses Ma'ruf Amin ke ranah hukum.

"Kaum muda NU melihat, perbuatan Ahok itu yang menyebabkan hiruk pikuk yang terjadi di Bangsa ini, bahkan berpotensi memecah belah NKRI dan terjadinya konflik horizontal," ujarnya.

Saat ini, Nuri mengaku menunggu instruksi dari Pimpinan Pusat GP Ansor yang telah memberikan peringatan untuk satu komando terkait kasus Ahok. Menurutnya, Ahok telah mengusik warga Nahdliyin.

"Bagi kami, Ahok telah menciderai warga NU. Kami minta jangan mengusik ulama yang ada di Indonesia, khususnya ulama NU. Dari dulu, Ansor dan Banser hadir untuk membantu bangsa, membela ulama dan membela rakyat," tuturnya.

Ia juga meminta kepada penegak hukum, untuk menegakkan hukum yang seadil-adilnya dengan melihat dimensi kemaslahatan, dimensi keadilan dan dimensi kepastian hukum.

"Artinya, orang yang telah dijadikan tersangka, harus menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum, bukan lagi justru memprovokasi dan memecah belah umat Islam," ucapnya.

Meski demikian, Nuri menegaskan, dalam situasi dan kondisi apapun, perjuangan kaum muda NU dalam menyikapi permasalahan Ahok atau yang lainnya, tidak akan menggunakan cara-cara kebencian apalagi melakukan fitnah, namun lebih mengupayakan kepada kemaslahatan dan melakukan gerakan yang simpatik.

"Karena komitmen kita adalah Islam Rahmatan Lil Alamin, kita tidak akan terprovokasi, tapi Ansor dan Banser bersikap tegas ketika ulamanya dilecehkan, kita juga menyerukan kepada elemen bangsa untuk tetap melekatkan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniyah dan Ukhuwah Basariyah dan kepada kelompok-kelompok radikal, ekstremis untuk menghentikan tukang gerakan yang akan menggangu proses berjalannya Bangsa yang telah menjadikan pancasila sebagai landasan bangsa yang bermartabat," terangnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Arif Darma
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Pemuda Ansor Banten Sebut Ahok Sebagai Penyebab Hiruk-pikuk Bangsa
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top