Minggu, 27 Mei 2018 |
News Room - News Community

Pemprov Banten akan 'All Out' Support Tagana

Kamis, 31 Agt 2017 | 10:56 WIB Dibaca: 695 Pengunjung

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy bersama peserta Gladi Lapang Jamboree Tagana Banten 2017 di Lapangan KS, Kota Cilegon, Rabu (30/8/2017).*

CILEGON, [NEWSmedia] - Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, mengatakan Pemprov Banten akan all out memberikan dukungan kepada Tagana Banten dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Menurut Andika, keberadaan Tagana sangat diperlukan sebagai stakeholder penangulangan bencana.

"Saya sudah instruksikan kepada OPD (organisasi perangkat daerah) yang membidangi ini, dalam hal ini Dinas Sosial Provinsi Banten, untuk men-support segala sesuatunya yang menyangkut kebutuhan peningkatan kapasitas dan kompetensi anggota Tagana, termasuk infrastruktur pendukungnya," kata Andika usai menutup acara Gladi Lapang Jambore Tagana Banten 2017 di Lapangan KS Kota Cilegon, Rabu (30/8/2017) sore.

Andika menjelaskan, kesiapsiagaan anggota Tagana dalam bekerja menanggulangi dampak bencana, bukan pekerjaan yang bisa dilakukan sembarangan orang. Petugas penanganan bencana, kata dia, harus memiliki kemampuan atau kompetensi, termasuk spirit sosial yang baik.

"Makanya kegiatan seperti ini mutlak diperlukan, agar kita tahu bahwa memang Tagana kita siap," kata Andika.

Kesiapsiagaan Tagana juga bukan sesuatu yang bisa dilakukan secara tidak terprogram atau sekenanya saja. Karena meskipun siklus terjadinya bencana bisa ditebak, namun pada praktiknya, bencana bisa datang kapan saja dan secara tiba-tiba.

"Jadi kegiatan pelatihan seperti ini mesti terprogram secara berkala dan teratur," ujarnya.

Pemprov Berikan Asuransi Anggota Tagana

Diketahui, pada Rancangan APBD Perubahan 2017, Pemprov Banten telah mengajukan anggaran untuk membiayai pembayaran premi asuransi kesehatan para anggota Tagana se-Bante. Pelaksanaan anggarannya berlaku mulai Oktober mendatang.

Menurut Andika, kesehatan para anggota Tagana harus terjamin, mengingat tugas anggota Tagana dilakukan secara sosial untuk membantu mayarakat dan pemerintah di saat bencana terjadi.  

"Kami, Saya dan Pak Gubernur (Gubernur Banten Wahidin Halim) sudah meminta Dinas Sosial untuk menganggarkan untuk kebutuhan asuransi anggota Tagana  tersebut di APBD perubahan ini," ungkap Andika.

Sementara itu Sekretaris Tagana Banten Dadan Suryana mengatakan, kegiatan Gladi Lapang Jambore Tagana Banten 2017 diikuti oleh 270 anggota Tagana dari 8 kabupaten/kota se-Banten. Kegiatan tersebut digelar selama tiga hari, yakni sejak 28 Agustus.

Menurutnya kegiatan tersebut digelar dengan tujuan antara lain sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan anggota Tagana Banten dalam penanganan dampak bencana.

"Peningkatan tersebut baik secara konseptual maupun teknik di lapangan. Makanya instrukturnya juga kami datangkan sampai dari Kementerian Sosial dan lembaga terkait seperti BPBN (badan penanggulangan bencana nasional), Basarnas dan kepolisian serta TNI," katanya.

Dalam kegiatan itu juga digelar perlombaan kemampuan teknik dan konsep penanganan bencana dari masing-masing Tagana kabupaten/kota. "Dengan begitu, kemampuan mereka teruji," ujarnya. [ahi]

Editor: Arif Darma
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

LAINNYA

Ribuan Pesantren di Banten Diguyur Rp20 Juta
Sabtu, 26 Mei 2018 | 11:29 WIB
Ribuan Pesantren di Banten Diguyur Rp20 Juta
Cek Harga Bahan Pangan Jelang Akhir Pekan
Sabtu, 26 Mei 2018 | 07:05 WIB
Cek Harga Bahan Pangan Jelang Akhir Pekan

KOMENTAR

Pemprov Banten akan 'All Out' Support Tagana

BERITA TERKAIT

POLRES SERANG KOTA NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top