Senin, 06 Juli 2020 |
News Room

Pemkot Serang Habiskan Rp5 Miliar untuk Rapid Test

Kamis, 25 Jun 2020 | 17:25 WIB Dibaca: 220 Pengunjung

Foto Ilustrasi.*

SERANG, [NEWSmedia] - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menghabiskan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk membeli alat rapid test Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang Ikbal mengatakan, anggaran yang disiapkan untuk pengadaan rapid test sekitar hampir mencapai Rp5 miliar.  

"Total anggarannya empat koma sekian hampir Rp 5 miliar," kata Ikbal kepada wartawan, Kamis (25/6).

Rapid test ini, dikatakan Ikbal, sasarannya untuk pasien Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), seluruh tenaga kesehatan khususnya yang bekerja di puskesmas khususnya rumah sakit. 

"Kemudian sasarannya kelurahan yang ada terkonfirmasi positif sampai tingkat RT, pada warga kota Serang yang tinggal di wilayah zona merah yang kembali ke kota Serang dan itu tersebar di seluruh wilayha kota Serang," tegasnya. 

Kemudian sasaran dari rapid test ini dikatakan Ikbal, organisasi perangkat daerah (OPD) yang mempunyai pelayanan publik seperti Lingkungan Hidup (LH) Dishub dan lainnya. 

"Saat ini, untuk alat dapid test ini, yang ada di kita yang masih ada di gudang berdasarkan gudang farmasi itu 8000 lebih yang masih jadi cadangan dan target di bulan Juli sampai Oktober tapi sepertinya gak mungkin kita lihat trennya seperti apa," ujarnya. 

Sebelumnya ramai di Kota Serang penolakan rapid test baik dari masyarakat seperti terjadi di kelurahan Priyayi, kelurahan Lialang dan kelurahan Taktakan Kota Serang. 

Selain dari masyarakat penolakan juga dilakukan oleh puluhan ulama dari forum silaturahmi pondok pesantren (FSPP) Kota Serang.

Video penolakan rapid test terhadap santri dan kiai di Kota Serang itu tersebar di masyarakat dan media sosial (Medsos). [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Pemkot Serang Habiskan Rp5 Miliar untuk Rapid Test
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top