Kamis, 29 Oktober 2020 |
News Room - News Adv

Pemkot Serang Ajak Masyarakat Tidak BAB Sembarangan

Rabu, 22 Nov 2017 | 15:37 WIB Dibaca: 826 Pengunjung

Wali Kota Serang, Tb. Haerul Jaman saat Deklarasi Stop BAB sembarangan di MTS Darul Irfan dilingkungan Lebak Gempol, Kelurahan Panancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu (22/11/2017).*

SERANG, [Newsmedia] – Pemerintah Kota Serang, melauli Dinas Kesehatan (Dinkes) mengajak kepada masyarakat Kota Serang agar tidak membuang air besar sembarangan dan menciptakan sanitasi total yang berbasis pada masyarakat.

Ajakan tersebut dikemas dalam bentuk kegiatan Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di MTS Darul Irfan dilingkungan Lebak Gempol, Kelurahan Panancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu (22/11/2017)

Wali Kota Serang, Tb. Haerul Jaman mengatakan, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota Serang kepada masyarakat dalam mewujudkan masyarakat Kota Serang yang sehat, sebab menurutnya, tidak sedikit warga Kota Serang yang masih membuang air besar sembarangan, baik di sungai ataupun di kebun-kebun.

"Jadi Kota Serang inj walapun sebagai Ibu Kota Provinsi Banten, masih ada di beberapa wilayah, yang masyarakatnya masih BABS di sungai dan kebun-kebun milik warga. Dengan adanya program ini, pemerintah Kota Serang terus mengajak masyarakat agar tidak lagi BAB sembarangan,” Jaman kepada awak media.

Jaman menjelaskan, dengan adanya deklarasi tersebut, diharapkan bisa menjadi motifasi bagi masyarakat Kota Serang untuk merubah kebiasaan buruknya dengan pola hidup sehat serta tidak membuang air besar sembarangan.

“Ini adalah salah satu program kesehatan dari pemerintah Kota Serang untuk masyarakat karena berdasarkan hasil monitoring dan evalusi pelaksanaan kegiatan ini, pencapaian target kegiatannya masih jauh dari yang diharapkan," jelasnya.

Jaman juga mengungkapkan, rendahnya kesadaran secara kolektif yang dilakukan oleh masyarakat Kota Serang menjadi salah satu penyebab program tersebut tidak berkata secara maksimal.

"Rendahnya kesadaran secara kolektif masyarakat dalam melaksanakan program ini menjadi hambatan dan sosialisasi pendekatan program ini belum tersampaikan kedapa masyarakat, karena BAB sembarangan ini kebiasan yang sejak dulu," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang, Loyalis menuturkan, pihaknya merasa kesulitan untuk merubah mindset tersebut, sebab menurutnya, tidak semua rumah di Kota Serang sudah mempunya jamban atau water closet (WC).

“Maka dengan ini, diperlukan kesadaran bersama untuk masyarakat agar tidak lagi membuang air besar sembarangan, sehingga program ini bisa berjalan dengan maksimal,” kata Toyalis.

Ia juga menegaskan, untuk tahun 2017, pihaknya telah telah melakukan kegiatan yang sama di empat kelurahan di Kota Serang atas kerjasama dengan  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten sebanyak 56 buah kloset jongkok dengan pengadaan di Kota Serang sebanyak 20 buah kloset jongkok.

“Kami dalam mencanangkan program deklarasi BABS ini, dibantu oleh pihak Baznas dan Pegadaian yang sama-sama ikut mendorong agar warga Kota Serang untuk hidup sehat, Alhamdulillah untuk Kota Serang sudah hampir 70 persen warga sudah sadar akan hidup sehat,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua RT 04 Lebak Gempol, Abdul Holik mengatakan, dirinya mewakili masyarakat, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Serang yang telah ikut memberikan bantuan bagi warga yang belum memilik jamban.

“Alhamdulillah jika pemerintah Kota Serang membatu untuk meberikan bantuan jamban, bagi warga sini, memang benar warga sini masih banyak buang air besar di sungai dan kebun milik warga,” kata Holik. (adv)

Penulis: Firman
Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Pemkot Serang Ajak Masyarakat Tidak BAB Sembarangan
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top