Rabu, 03 Maret 2021 |
News Room - Politik

Asep Rahmatullah: Kota Serang Butuh Pemimpin yang Inovatif dan Progresif

Rabu, 15 Mar 2017 | 13:29 WIB Dibaca: 1072 Pengunjung

Ketua DPRD Banten, Asep Rahmatullah

SERANG, [NEWSmedia] - Pembangunan di Kota Serang, yang merupakan ibu kota Provinsi Banten dinilai tidak memiliki konsep dan arah yang jelas. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPRD Provinsi Banten, Asep Rahmatullah, saat melakukan reses di Kota Serang, Selasa (14/3/2017).

Asep mengaku telah memikirkan site plan dan penataan Kota Serang yang lebih baik, mengingat Kota Serang merupakan daerah pemilihannya pada Pemilu Legislatif 2014.

"Ini (pembangunan-red) tidak terkonsep. Kalau konsepnya ada tapi tidak bisa dilakukan, berarti gagal. Tapi ini kan sama sekali tidak ada konsep," ucap Asep.

Selain konsep pembangunan, lanjut Asep, permasalahan lain yang hingga saat ini belum beres adalah masalah rebutan aset yang terjadi antara Kota Serang dan Kabupaten Serang. Bahkan ia mempertanyakan pembangunan Gedung DPRD Kota Serang yang mencapai Rp45 miliar.

"Sekarang, Kota Serang kenapa harus bangun gendung DPRD yang anggarannya hampir Rp45 miliar. Kalau aset Kabupaten Serang yang di dalamnya ada pendopo dan Gedung DPRD kemudian diserahkan ke kota, buat apa bangun lagi?" tuturnya.

Selain itu, Asep juga mengkritisi tentang pengelolaan sampah, penataan pasar tradisional, pengadaan ruang terbuka hijau di Kota Serang, termasuk penataan kawasan Banten lama. Menurut dia, Banten lama yang merupakan objek wisata religi belum dikelola dengan baik.

"Butuh pemimpin yang mampu menata Kota Serang dan menyerahkan sebagian kewenangannya ke camat dan lurah, mari kita sama-sama dengan kapasitas dan kemampuan yang kita miliki untuk berpartisipasi dalam pembangunan kota Serang tercinta ini," ujarnya.

Dalam kaitan ini, Asep mengaku akan mengabdikan diri kepada masyarakat di Kota Serang. Jika diberi kepercayaan untuk memimpin Kota Serang, Asep mengaku memiliki konsep untuk menata Kota Serang, di antaranya akan menyediakan lahan untuk dibangun kantor kecamatan, kantor Polsek, Koramil dan pusat pelayanan kesehatan masyarakat (Puskesmas).

"Kalau setiap kecamatan punya lapangan dua hektare, di situ ada aktivitas, maka akan ada hiburan di setiap kecamatan, bukan lagi di Alun-alun. Bahkan MTQ kita bagi kewenangan di kecamatan biar jadi tuan rumahnya. Dari mana anggarannya? Bisa dari bantuan keuangan DAK/DAU, atau dapat juga bantuan dari provinsi," kata Asep, menjelaskan.

Dengan demikian, lanjut Asep, Kota Serang membutuhkan pemimpin yang mampu berfikiran inovatif dan melakukan terobosan-terobosan yang progresif, sehingga pembangunan Kota Serang akan terlihat lebih baik.

"Butuh pemimpin yang mampu mendengarkan, bukan hanya berbicara. Kalau urusan pencalonan, ketika ditugaskan oleh parpol, mau tidak mau saya harus siap. Demi Kota Serang saya tinggalkan jabatan saya sebagai Ketua DPRD, karena apalah artinya saya ngomong ini kalau saya sendiri tidak mau terjun," pungkasnya. [Ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Asep Rahmatullah: Kota Serang Butuh Pemimpin yang Inovatif dan Progresif
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top