Kamis, 19 September 2019 |
News Room - Pariwisata

Pembangunan Destinasi Wisata Religi di Banten Dimulai dari Makam Syekh Nawawi Tanara

Jumat, 28 Jun 2019 | 16:26 WIB Dibaca: 418 Pengunjung

Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah di Ponpes An-Nawawi Tanara, Kabupaten Serang, Jumat (28/6/2019).*

SERANG, [NEWSmedia] - Kementerian Pariwisata akan memulai pembangunan destinasi wisata religi di Provinsi Banten dimulai dari Makam Syekh Nawawi Al-Bantani, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, pihaknya akan terlebih mendata seluruh destinasi wisata religi di Kabupaten Serang sebelum membangun seluruh destinasi wisata religi di Provinsi Banten.

"Jumlah destinasinya tidak hanya satu, tapi di seluruh kabupaten Serang, ada berapa destinasi wisata religi di sini, kita akan buat, tapi agar pasti kita akan mulai dari Tanara," kata Arief setelah Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Wisata Sejarah dan Warisan Budaya di Ponpes An-Nawawi Tanara, Kabupaten Serang, Jumat (28/6/2019).

Arief mengatakan, meski saat ini pihaknya belum mempunyai master plan pembangunan tersebut, namun dirinya meminta kepada Tim Ahli di Kementerian Pariwisata untuk memasukkan Tanara ke dalam master plan wisata religi tersebut.

"Kita belum punya master plan untuk wisata religi, akan kita buatkan, kedua, kita fokus di sini, karena ini potensinya besar tinggal pengelolaannya bagaimana, ketiga, soal kalimati, saya bukan ahlinya, tapi saya membayangkan seperti di kota kota besar, sy minta supaya dibuat seperti itu," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, pembangunan destinasi wisata religi di Tanara harus dimulai bersama-sama, baik pemerintah maupun masya sekitar.

"Pemda harus beriringan, Kalimati bisa dari Kementerian PUPR melalui balai besarnya akan merevitalisasi itu, Kemenpar masuk untuk membuat destinasi wisata air," kata Tatu.

Sementara tugas Pemda, lanjutan Tatu, pihaknya memastikan tidak akan ada bangunan di sepanjang Kalimati itu, bahkan dirinya meminta kepada masyarakat untuk menjaganya kebersihan di sekitar kali tersebut.

"Di pinggir sungai tanggungjawab Pemda dengan masyarakat supaya tidak ada bangunan di sana, jadi harus saling mengisi, harus ada pelatihan juga," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Pembangunan Destinasi Wisata Religi di Banten Dimulai dari Makam Syekh Nawawi Tanara
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top