Rabu, 18 September 2019 |
News Room - Hukum

Pelaku Ditangkap, Begini Kronologi Pembunuhan Sadis Sekeluarga di Serang

Selasa, 20 Agt 2019 | 20:04 WIB Dibaca: 308 Pengunjung

Press conference di Mapolda Banten, Selasa (20/8/2019) sore.*

SERANG, [NEWSmedia] - Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Eddi Sumardy memgungkap kronologi pembunuhan satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung Kabupaten Serang.

Menurutnya, pada (Senin, 12/8/2019) malam sebelum kejadian, pelaku terlebih dulu mengkonsumsi minuman keras jenis tuak, namun setelah pelaku hendak pulang ke rumahnya, pelaku melihat rumah korban dalam keadaan terbuka.

"Karena persoalan ekonomi, pelaku melihat rumah korban yang terbuka karena masih direnovasi dan pelaku berniat mencuri di rumah korban," kata Eddy di Mapolda Banten, Selasa (20/8/2019).

Ia menjelaskan, setelah pelaku masuk rumah korban dan berniat mencuri, korban terbangun dari tidurnya dan pelaku langsung melakukan pemukulan menggunakan benda tumpul yang didapatkan dari sekitar rumah korban.

"Setelah masuk, korban terbangun, karena pelaku kalap (kaget-red) secara spontan pelaku langsung memukul korban Rustadi (33)" jelasnya.

Lantaran terjadi keributan, lanjut Eddy, istri dan anak korban, Siti Sadiyah dan Alwi terbangun dan secara spontan pelaku juga memukul istri dan anak korban tersebut.

"Korban Rustadi sudah tergeletak, pelaku memukul istri dan anaknya sampai tidak sadarkan diri," terangnya.

Pengakuan Istri Pelaku

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Ivan Adhitira mengungkapkan, setelah pelaku pulang ke rumahnya yang tidak jauh dari rumah korban, pelaku langsung masuk ke kamar mandi dan mencuci cercak darah yang menempel di bajunya sebelum pelaku beristirahat.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Serang Inisial S

"Berdasarkan keterangan dari istri pelaku, pelaku datang ke rumah dengan tergesa-gesa dan ngamuk, kemudian istri tersangka curiga dan masuk ke kamar mandi dan mencium bau amis di kamar mandi," kata Ivan.

Keesokan harinya, istri pelaku menyampaikan bahwa pelaku sudah berangkat bekerja sekitar pukul 09.00 WIB. Lantaran sang istri khawatir dengan kondisi suami, istri pelaku mencari suaminya ke tempat kerja dan menurut pengakuan dari bos pelaku, pelaku telah pergi setelah makan siang.

BACA JUGA: Polisi Kantongi Nama Terduga Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Serang

"Kemudian dilanjutkan ke tmen pelaku inisial JS, JS menyampaikan bahwa pelaku meminjam uang Rp300 ribu dan mengajak JS berangkat ke Lampung," terangnya.

Pengejaran ke Lampung

Sesampainya di Lampung, JS hanya berhenti di Lampung Selatan semenpelaku melanjutkan perjalanannya ke Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. 

"JS esok harinya kembali ke Banten dan dimintai keterangan dan membenarkan bahwa pelaku ada di kampung halamannya, di Tulang Bawang," kata Ivan.

Setelah itu, pihaknya bersama Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Banten bergerak ke Lampung dan mengamankan pelaku ketika di luar rumah.

"Tim berangkat ke Lampung hari senin kemarin dan didapati pelaku pukul 07.00 tadi pagi dan saat ditangkap pelaku keluar rumah, kita memang memastikan pelaku ada di tempat tersebut," pungkasnya.

Untuk diketahui, atas tindakannya tersebut pelaku dikenakan Pasal 365 Ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau maksimal 15 tahun. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Pelaku Ditangkap, Begini Kronologi Pembunuhan Sadis Sekeluarga di Serang
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top