Rabu, 28 Oktober 2020 |
News Room

Para Bos BPJS Kesehatan Beraksi Turun Tangan ke Loket Pelayanan

Jumat, 06 Jul 2018 | 11:31 WIB Dibaca: 672 Pengunjung

Deputi Direksi Bidang Akuntansi BPJS Kesehatan, Heru Chandra saat melayani peserta JKN-KIS di Kantor Cabang Serang, Jum’at (6/7/2018). *

SERANG, [NEWSmedia] - Sejumlah direksi dan unsur pimpinan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan meninjau pelayanan di sejumlah Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Mereka pun turun menjadi petugas pelayanan untuk melayani para peserta JKN-KIS yang datang membutuhkan pelayanan.

Seperti yang terlihat di Kantor Cabang Serang, Jumat (6/7/2018). Para Direksi dan Senior Leader BPJS Kesehatan 'turun tangan' ke loket pelayanan. Para bos BPJS itu menggantikan sementara tugas front office BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan langsung di Loket Fast Track (pelayanan cepat) kepada peserta JKN-KIS maupun masyarakat umum yang mendatangi Kantor Cabang BPJS Kesehatan.

“Berinteraksi dan melayani langsung peserta JKN-KIS tentu menjadi kesan tersendiri bagi kami. Tugas frontliner sebagai garda terdepan pelayanan peserta JKN-KIS di Kantor BPJS Kesehatan memiliki tantangan tersendiri,” kata Deputi Direksi Bidang Akuntansi BPJS Kesehatan, Heru Chandra di usai melayani peserta JKN-KIS di Kantor Cabang Serang, tadi pagi.

Heru mengatakan, hal ini dilakukan sebagai salah satu rangkaian kegiatan HUT BPJS Kesehatan ke-50. Direksi dan para pimpinan ingin memastikan peserta JKN-KIS mendapat pelayanan terbaik.

"Kepuasan dan loyalitas peserta menjadi prioritas kami. Untuk itu, ke depannya kami berharap para Duta BPJS Kesehatan makin terpacu untuk memaksimalkan layanan. Kualitas layanan tidak boleh stagnan karena ekspektasi peserta akan terus meningkat,” kata Heru.

Heru menjelaskan, jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang menerapkan sistem jaminan sosial, pertumbuhan peserta program jaminan kesehatan di Indonesia terbilang amat pesat. Dalam waktu 4 tahun, sambung dia, program JKN-KIS telah meng-cover hampir 80% dari total penduduk Indonesia.

“Saat ini program JKN-KIS telah menjadi program jaminan kesehatan terbesar di dunia. Jika melihat jumlah kepesertaannya yang telah melampaui 198,8 juta dan dilaksanakan melalui pendekatan single payer institution," ucapnya. 

Bahkan Heru memastikan jumlah tersebut akan terus bertambah, dan cita-cita Universal Health Coverage (UHC) alias Cakupan Kesehatan Semesta akan tercapai. Dengan begitu, seluruh penduduk Indonesia akan terlindungi oleh jaminan kesehatan JKN-KIS yang berkualitas dan berkesinambungan.

"Oleh karenanya, semangat Duta BPJS Kesehatan untuk mengabdi pada negeri tak boleh surut. Pelayanan prima harus tetap jadi yang utama,” pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Para Bos BPJS Kesehatan Beraksi Turun Tangan ke Loket Pelayanan
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top