Senin, 23 April 2018 |
News Room

Pasukan Perdamaian PBB Asal Indonesia di Darfur Diduga Selundupkan Senjata

Senin, 23 Jan 2017 | 18:34 WIB Dibaca: 1335 Pengunjung

Pasukan UNAMID asal Indonesia di Darfur, Sudan.*

JAKARTA, [NEWSmedia] - Pasukan Indonesia yang tergabung dalam Misi Perdamaian PBB di Darfur (UNAMID) ditahan saat hendak pulang setelah menyelesaikan operasi di Sudan. Mereka diduga berupaya menyelundupkan sejumlah senjata dan amunisi yang terdiri dari 29 senapan Kalashnikov, empat buah GM3, dan 61 jenis senjata lain.

Kementerian Luar Negeri RI membenarkan informasi penangkapan sejumlah pasukan Indonesia yang tergabung dalam Misi Perdamaian PBB di Darfur (UNAMID) di Bandara Al Fashir, Sudan, lantaran diduga menyelundupkan senjata pada Jumat pekan lalu.

"Kami sudah mendapatkan laporan mengenai ini. Duta Besar RI di Khartoum juga sudah di lokasi memberikan pendampingan kepada pasukan polisi Indonesia tersebut," ujar juru bicara Kemlu RI, Arrmanatha Nasir. Senin (23/1/2017).

Arrmanatha mengatakan, pihak PBB segera melakukan investigasi setelah mendapatkan informasi mengenai penangkapan ini. Tim Polri juga dikabarkan segera bertolak ke Sudan untuk memberikan bantuan hukum dan mencari kejelasan dari permasalahan ini.

"Informasi awal yang kami terima sampai saat ini dari Polri adalah bahwa barang tersebut bukan milik pasukan polisi Indonesia. Terdapat beberapa kejanggalan dari informasi awal ini," kata Arrmanatha.

Hingga kini, Kemlu bersama Polri masih berupaya mengumpulkan informasi terkait segala kemungkinan dalam insiden penangkapan ini.

Arrmanatha tak menyebutkan jumlah personel yang ditangkap. Sementara itu, RI sendiri sudah mengirimkan 140 personel yang akan menggantikan tugas dari pasukan penjaga perdamaian Indonesia yang pulang pekan lalu. [CNN]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Pasukan Perdamaian PBB Asal Indonesia di Darfur Diduga Selundupkan Senjata
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top