Minggu, 29 November 2020 |
News Room

PAD Kota Serang dari Pasar Induk Rau Diduga 'Bocor'

Rabu, 19 Agt 2020 | 19:57 WIB Dibaca: 1070 Pengunjung

Wali Kota Serang, Syafrudin di Pasar Induk Rau, Kota Serang, Rabu (19/8/2020).*


SERANG, [NEWSmedia] - Wali Kota Serang Syafrudin menduga ada kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pengelolaan Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang.

Menurutnya, berdasarkan MoU antara pihak pengelola dengan Pemkot Serang, pihaknya seharusnya menerima 20 persen dari penghasilan pasar tersebut, 

"Ya ada dugaan (kebocoran-red), karena keadaannya saat ini dari laporan OPD terkait bahwa perbulan hanya Rp15 juta yang disetorkan untuk PAD Kota Serang, ini kan tidak baik," kata Syafrudin di PIR Kota Serang, Rabu (19/8/2020).

Padahal, lanjut Syafrudin, jika dihitung-hitung dari segmen parkir saja, PT Pesona Banten Persada selaku pihak ketiga, mendapatkan Rp1,5 miliar setahun dan itu pun belum pengelolaan yang lainnya.

"Jadi sangat jauh sekali yang disetorkan.
Misalnya penghaislan Rp2 milyar, berapa itu 20 persen untuk Pemkot," terangnya.

Ia juga menegaskan, sejauh ini pihaknya sedang melakukan audit terhadap pihak ketiga yang mengelola pasar tersebut.

"Kalau one prestasi atau ada kesalahan yang lain, nanti akan ada pembahasan bersama," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

PAD Kota Serang dari Pasar Induk Rau Diduga 'Bocor'

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top