Selasa, 13 April 2021 |
Kesehatan - News Gallery

Orthorexia Nervosa, Ketika Kebiasaan Makan Sehat Malah Jadi Penyakit

Kamis, 01 Jun 2017 | 00:04 WIB Dibaca: 1018 Pengunjung

Foto Ilustrasi

[NEWSmedia] - Untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan, seseorang memang disarankan menjaga diet makanannya. Namun terkadang ada mereka yang berlebihan membatasi diet makanan dan hal ini disebut ahli malah akan jadi penyakit.

Psikolog Sarah McMahon dari Body Matters Australasia mengatakan bahwa saat ini terdapat banyak beragam metode diet. Mulai dari diet bebas gula, bebas gluten, organik, paleo, dan masih banyak lagi masing-masing memiliki pesan-pesan kesehatan tertentu yang diberikan ke para pengikutnya.

Dari banyak pesan kesehatan tersebut belum tentu semuanya benar. Akibatnya bisa saja seseorang malah menjadi terobsesi terjebak ke dalam kebiasaan tak sehat membatasi makanan. Sarah menyebut kondisi ini bernama ortoreksia (Orthorexia nervosa).

"Hal utama yang membedakan ortoreksia dengan gangguan makan lain seperti anoreksia adalah penekanan terhadap kesehatan bukan karena ingin menguruskan diri," kata Sarah.

"Penekanan kesehatan ini bisa bermacam-macam. Mungkin ingin mencegah penyakit tertentu, atau ingin menjaga 'kemurnian makanan' seperti yang banyak kita temukan dalam budaya populer sekarang," lanjut Sarah.

Namun karena membatasi asupan makanan hal yang akan terjadi malah tubuh seorang mengalami defisit nutrisi. Dampaknya beragam kondisi pun akan timbul sebagai produk sampingan gaya diet 'sehat' ini.

"Itulah ironisnya ortoreksia menurut saya. Bahwa seseorang begitu terobsesi mengejar kesehatan namun karenanya juga malah menjadi sakit," pungkas Sarah. [dth]

Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Orthorexia Nervosa, Ketika Kebiasaan Makan Sehat Malah Jadi Penyakit
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top