Sabtu, 19 September 2020 |
News Room

Oknum Preman Resahkan Pengunjung Hutan Kota Jombang

Kamis, 13 Feb 2020 | 10:44 WIB Dibaca: 623 Pengunjung

Hutan Kota Jombang, Tangerang.*

[NEWSmedia] - Salah satu lokasi wisata baru bernama Taman Hutan Kota Jombang yang terletak di Jalan Pertanian, Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, terus ramai dipenuhi pengunjung yang datang dari berbagai lokasi.

Taman yang berada di kawasan kali mati itu baru diresmikan oleh Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany pada Minggu 9 Februari 2020. Berbagai sarana dan fasilitas di sana menjadi daya pikat tersendiri bagi warga yang ingin santai bersama keluarga.

Namun tidak semua pengunjung yang datang merasakan keceriaan, karena rupanya ada orang-orang diduga preman yang membuat resah. Beberapa di antaranya menarik tarif parkir yang sebenarnya sudah dikelola karang taruna setempat.

Salah satu pengunjung yakni Rbn (25) mengatakan langkahnya dihentikan oleh seorang pemuda kumal beberapa meter setelah memarkirkan motornya.

"Iya diadang, terus ditanya-tanyain. Mungkin karena saya datang berlima tadi. Jadi kata preman itu, kalau mau buat video, rekam di Youtube, harus bayar ke dia. Tadi dibilang ratusan ribu kalau enggak salah," ungkapnya.

Sejatinya pengelolaan Taman Hutan Kota Jombang telah dilakukan oleh karang taruna setempat. Baik itu untuk keamanan parkir kendaraan, kebersihan, hingga menjaga ketertiban yang ada. Meski begitu, beberapa orang diduga preman tersebut berusaha mengambil alih lapak parkir.

Arogansi mereka membuat gerah pula pemuda karang taruna dari warga sekitar. Tapi apa boleh buat, demi menghindari gesekan lalu pengurus karang taruna dan warga setempat memilih mengalah.

"Mereka minta parkiran diambil alih sama mereka semua. Padahal kalau karang taruna yang kelola nanti jelas pertanggungjawaban uang karcisnya, bisa untuk menambah kas lingkungan, kebersihan, dan lain-lain. Kalau sama mereka, ya enggak tahu bakal dikemanain uangnya," tutur salah satu warga berinisial DN.

"Kita berharap pemerintah mau turun tangan, apa ngerahin Satpol PP ke sini atau seperti apa untuk keamanannya, yang penting tidak ada gesekan antara karang taruna dan preman itu," ungkapnya.

Taman Hutan Kota Jombang sendiri kini menjadi salah satu lokasi favorit warga untuk berekreasi. Di antara prasarana yang dibangun di dalamnya adalah rumah pohon, jembatan gantung, flying deck, jogging track, gazebo, fitness outdoor, playground, musala, dan toilet.

Taman itu sejatinya telah ada sejak 2013, namun karena kurang diperhatikan berubah menjadi semak belukar. Dinas Pekerjaan Umum (PU) lantas memasukkan anggaran pembangunannya pada APBD 2019 dengan pagu sebesar Rp21,3 miliar. [okz]

Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Oknum Preman Resahkan Pengunjung Hutan Kota Jombang
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top