Senin, 17 Desember 2018 |
News Room - Hukum

Oknum Polisi yang Berburu Rusa di Ujung Kulon Dinon-Jobkan

Kamis, 06 Des 2018 | 12:23 WIB Dibaca: 2280 Pengunjung

Kadiv Propam Mabes Polri Brigjen Pol Listiyo Sigit Prabowo di Mapolda Banten, Kamis (6/12/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Kepa Divisi Propam Mabes Polri Brigjen Pol Listiyo Sigit Prabowo menyebutkan, oknum Polisi yang Berburu dan menembak rusa di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) saat ini statusnya dinon-jobkan.

Menurutnya, status tersebut diberikan, sambil dirinya menunggu proses penyelidikan terhadap oknum yang berpangkat Kombes Pol tersebut.

"Untuk saat ini yang bersangkutan di nonjobkan sambil menunggu proses selanjutnya," kata Listiyo saat ditemui di Mapolda Banten, Kamis (6/12/2018).

BACA JUGA: Pemburu Liar di Ujung Kulon Ditangkap, Satu Oknum Berpangkat Kombes

Ia menjelaskan, sejauh ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang tidak lain adalah terduga penembakan salah satu hewan yang dilindungi tersebut.

"Tentu setelah elesai kita akan lanjutkan dengan sidang komisi etik, hukumannya bervariasi, mulai dari demosi sampai dengan ancaman pidana," jelasnya.

BACA JUGA: WWF Indonesia Minta Kapolri Tindak Anggota yang Berburu Rusa di TNUK

Ia juga menegaskan, pihaknya sangat menyayangkan oknum polisi yang pernah bertugas sebagai salah satu staf logistik sarana dan prasarana Mabes Polri berburu dan menembak rusa, sebab menurutnya, hal tersebut bisa mengurangi populasi Rusa Timor di Ujung Kulon.

"Kalau kita melihatnya, polisi, melanggar aturan yang seharusnya difahami, di situ tentunya ada binatang yang dilindungi pun bisa punah," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Oknum Polisi yang Berburu Rusa di Ujung Kulon Dinon-Jobkan
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top