Rabu, 12 Agustus 2020 |
News Room - Ekonomi

OJK Buka Opsi Perpanjang Restrukturisasi Kredit

Selasa, 14 Jul 2020 | 13:03 WIB Dibaca: 789 Pengunjung

Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka opsi perpanjangan Peraturan OJK nomor 11 tahun 2020. Hal ini bertujuan untuk memperpanjang relaksasi restrukturisasi langsung agar lancar dan penetapannya hanya satu pilar sebagaimana diatur dalam POJK 11/2020.

Ketua DK OJK Wimboh Santoso mengatakan hal tersebut menjadi hasil pembahasan saat pertemuan dengan 15 bank besar beserta Perbanas dan Himbara. Dalam kesempatan tersebut OJK menekankan agar perbankan lebih berani memasang target penyaluran kredit mulai akhir tahun ini dan tahun 2021 nanti.

"Kami harapkan nanti di kuartal ketiga akan ada data untuk menentukan berapa lama perpanjangan POJK 11 tersebut akan diperpanjang," ujar Wimboh dalam jumpa pers virtual, Jakarta, Senin (13/7/2020).

Selain itu, pihaknya mendorong Bank untuk melakukan revisi RBB dengan memasukkan faktor perpanjangan relaksasi POJK 11/2020. Sementara, bank dijanjikan akan didukung kebijakan stimulus lanjutan dari pemerintah.

Diharapkan bisa mendorong penyaluran kredit modal kerja bagi UMKM dan Korporasi dengan skema penjaminan dari Pemerintah. "Pemerintah melalui BUMN akan mendukung stimulus berupa proyek yang akan mendorong konsumsi domestik. Suku bunga bank juga akan terus ditekan jadi lebih rendah," ujarnya.

Selain kebijakan di atas, lanjutnya, perbankan akan didorong melakukan percepatan digitalisasi perbankan. Bahkan BPD seluruh Indonesaia juga diminta agar mempercepat integrasi IT untuk dapat menyediakan layanan keuangan yang lebih kompetitif.

"Peran digitalisasi sangat penting khususnya agar kredit bank bisa menjangkau wilayah terpencil. Kami juga akan memberikan kebijakan mendorong IT perbankan," ujarnya. [okz]

Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

OJK Buka Opsi Perpanjang Restrukturisasi Kredit
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top