Rabu, 18 September 2019 |
News Room

Obat dan Makanan Ilegal Senilai 11,86 Milyar Dimusnahkan BPOM di Serang

Rabu, 20 Sept 2017 | 16:50 WIB Dibaca: 355 Pengunjung

Kepala BPOM di Serang, Nurjaya Bangsawan (kerudung cokelat) memperlihatkan sample obat dan makanan yang akan dimusnahkan, Rabu (20/9/2017).*

SERANG, [NEWSmedia] - Sebanyak 3.129 item dari 435.084 kemasan produk obat dan makanan ilegal dengan nilai mencapai 11,86 miliar rupiah dimusnahkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Serang, Rabu (20/9/2017).

Kepala BPOM di Serang, Nurjaya Bangsawan, produk-produk tersebut merupakan hasil pengawasan dan penyidikan Balai POM di Serang mulai pertengahan 2016 hingga Juni 2017.

"Pemusnahan dilakukan di Tangerang oleh pihak ketiga, menggunakan peralatan incenerator, karena BPOM RI melarang untuk melakukan pemusnahan dengan pembakaran, karena akan menimbulkan polusi udara," kata Nurjaya di Kantor BPOM Serang.

Ia mengungkapkan, produk tersebut terdiri dari hasil pengawasan sebanyak 2.522 item (30.227 kemasan) obat, obat tradisional, kosmetik, dan pangan tanpa izin edar (TIE) atau ilegal dengan nilai mencapai hampir 500 juta rupiah, dan dari hasil penyidikan sebanyak 607 item (404.857 kemasan) terdiri atas obat tradisional, kosmetik, Obat-Obatan Tertentu (OOT), dan pangan ilegal dengan total nilai lebih dari 11,36 miliar rupiah.

"Seluruh barang bukti tersebut telah mendapatkan penetapan pemusnahan dari Pengadilan Negeri setempat," ungkapnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengawasan Produk Terapetik dan Napza BPOM RI, Nurma Hidayati mengajak keterlibatan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama bertanggung jawab terhadap keamanan produk yang beredar di tengah masyarakat, khususnya di Banten.

“Peredaran produk ilegal seperti ini sangat berbahaya dan merugikan kesehatan masyarakat. Kami juga akan meningkatkan kerjasama dengan Criminal justice System untuk menjatuhkan sanksi tegas bagi para pelakunya untuk memberikan efek jera”, terangnya.

Ia juga mengimbau kepada para pelaku usaha untuk mentaati peraturan perundangundangan yang berlaku dalam menjalankan usahanya. Bahkan, ia juga meminta kepada masyarakat agar melaporkan jika menemukan hal-hal yang mencurigakan terkait peredaran obat dan makanan.

"ingat selalu 'Cek KLIK'. Cek Kemasan dalam kondisi baik, baca informasi produk pada Labelnya, pastikan memiliki Izin edar Badan POM, dan tidak melebihi masa Kedaluwarsa, karena pengawasan obat dan makanan adalah tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.

Untuk diketahui, selain pemusnahan terhadap produk, Badan POM juga mengenakan sanksi pidana kepada pelaku, dengan ancaman pidana paling tinggi 15 (lima belas) tahun sesuai dengan UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Obat dan Makanan Ilegal Senilai 11,86 Milyar Dimusnahkan BPOM di Serang
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top