Rabu, 08 Juli 2020 |
News Room - Pemerintahan

Nih, Nasib Honorer K1 Pemprov Banten ‘Yang Tercecer’

Rabu, 01 Agt 2018 | 20:12 WIB Dibaca: 647 Pengunjung

Sejumlah pegawai honorer K1 Pemprov Banten saat istirahat kerja. (Foto: Istimewa)

SERANG, [NEWSmedia] - Pegawai non PNS di lingkungan Pemerintahan Provinsi Banten jumlahnya mencapai ribuan. Sekitar 350 orang di antaranya adalah pegawai honorer dengan Kategori 1 (K1) yang rata-rata memiliki masa kerja lebih dari 10 tahun.

Sampai Agustus 2018, para pegawai honorer K1 di Pemprov Banten masih dibayangi harapan. Mereka menunggu kejelasan untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Beberapa kali, sejak beberapa tahun lalu, para pegawai ‘Semi PNS’ itu mengadukan nasib, mulai ke Gubernur, ke DPRD, ke Kementerian hingga ke DPR-RI. Namun upaya tersebut belum membuahkan kegembiraan.

Kemudian muncul pertanyaan mengapa honorer K1 di Pemprov Banten ‘yang tercecer’ sebanyak 350 orang itu, hingga saat ini belum diangkat menjadi PNS?

Menurut salah seorang honorer K1 Pemprov Banten, Endang Suherman, yang menjadi persoalan adalah karena Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) menganggap bahwa di Banten sudah tidak ada honorer K1.

"Jadi, di sinilah seharusnya semua pihak termasuk DPRD Banten bahu membahu turut serta meyakinkan MenpanRB bahwa di Banten memang betul masih ada K1. Lalu ikut serta memperjuangkan pengangkatannya sesuai PP 48 tahun 2005 juncto PP 56 tahun 2012,” kata Endang Suherman, Rabu (1/8/2018).

Sebelumnya, para honorer K1 di Pemprov Banten juga sudah bertemu Gubernur Wahidin Halim dan juga Wakil Gubernur Andika Hazrumy. Mereka menyampaikan harapannya agar segera diusulkan, diangkat menjadi CPNS.

Angin segar pun didapat saat Forum Honorer K1 Banten beraudiensi dengan Gubernur Banten Wahidin Halim di Pendopo Gubernur, pada Senin (30/7/2018). Ketika itu, ada keterangan bahwa Menpan-RB, Asman Abnur meminta Gubernur Banten Wahidin Halim agar membuat surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM) untuk dijadikan salah satu dasar pengangkatan honorer K1 di Banten menjadi calon aparatur sipil negara (CASN). Jadi, harapan para honorer K1 itupun kini ada di pundak Gubernur.

Endang pun mengutarakan, bahwa untuk memperjuangkan pengangkatan honorer K1 Banten ‘yang tercecer’ sebanyak 350 orang, bukan merupakan hal yang sia-sia.

Baca juga: Gubernur Wahidin akan Naikkan Gaji Honorer di Pemprov Banten

“Usia K1 Banten seluruhnya sudah di atas 40 tahun, merupakan tulang punggung keluarga punya istri, anak bahkan ada yang sudah  memiliki cucu,  berharap mendapatkan hak sesuai peraturan perundang-undangan, sebagaimana telah didapatkan oleh 300 orang teman- teman kami K1 Banten yang saat ini telah diangkat dan memperoleh SK penuh sebagai PNS,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS itu bahkan diatur dalam PP 48 tahun 2005 juncto PP 56 tahun 2012. “Regulasi pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS tersebut sampai saat ini masih berlaku belum ada penggantinya,” terangnya.

Untuk diketahui, kelompok pegawai honorer K1 merupakan tenaga honorer yang pembiayaan upah atau honornya langsung dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Untuk honorer K1 Pemprov Banten mendapat honornya dari APBD Banten.

Tenaga honorer yang masuk ke dalam daftar kategori 1 merupakan pegawai atau tenaga honorer yang bekerja di instansi pemerintahan terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Januari 2005 secara terus menerus. Berdasarkan data yang diperoleh dari Forum Honorer KI Banten,  honorer K1 di Pemprov Banten kini tersisa 350 orang. Jumlah tersebut berkurang 17 orang dari jumlah honorer dalam SPTJM yang dilayangkan Gubernur Banten pada 2017 lalu. Selebihnya masih menunggu nasib. [rhd]

Editor: Rapih Herdiansyah
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Nih, Nasib Honorer K1 Pemprov Banten ‘Yang Tercecer’

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top