Rabu, 28 Oktober 2020 |
Pariwisata

Ngejot, Tradisi Lebaran Unik di Bali

Kamis, 29 Jun 2017 | 15:30 WIB Dibaca: 997 Pengunjung

Tradisi Ngejot saat lebaran.*

[NEWSmedia] - Meskipun Pulau Dewata mayoritas penduduknya merupakan umat Hindu, namun tak membuat umat muslim di sana mengabaikan tradisi Lebaran. Dalam merayakan Lebaran mereka punya tradisi unik yang disebut Ngejot.

Ya, mungkin sebagian dari Anda jarang mendengar tradisi Ngejot jika berkunjung ke Bali. Namun, tradisi ini cukup unik dan berbeda jika dibandingkan dengan kawasan lainnya di Tanah Air.

Ngejot ini sebenarnya juga digunakan umat Hindu ketika merayakan hari raya Galungan, dan Kuningan. Tradisi ini adalah sebuah bentuk terima kasih mereka kepada tetangga dengan memberikan makanan khas perayaan.

Hidangan yang disajikan tentu saja berbeda, ketika umat Hindu merayakan Ngejot mereka akan memberikan nasi campur, urap dan hidangan khas Babi. Namun, bagi umat muslim mereka akan saling memberikan opor ayam.

Sayangnya, tradisi Ngejot ini tak bisa ditemukan di semua kampung Islam di Bali, jika penasaran Anda bisa pergi ke Kampung Islam Kepaon, Denpasar Selatan dan Muslik Pegayaman di Kabupaten Buleleng. Dijamin deh bakalan mendapatkan pengalaman Lebaran yang unik.

Tradisi Ngejot ini juga menjadi simbol keharmonisan antar umat Hindu, dan Islam yang saling menghargai satu sama lain ketika menjalankan tradisi. Inilah alasan mengapa provinsi di bawah pimpinan I Made Mangku Pastika dan I Ketut Sudikerta ini sebagai surganya budaya. [okz]

Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Ngejot, Tradisi Lebaran Unik di Bali
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top