Sabtu, 17 November 2018 |
News Room - Pendidikan - News Community

Metal Camp, ‘Ritual’ yang Perlu Diikuti Mahasiswa Baru Teknik Metalurgi Untirta

Selasa, 09 Okt 2018 | 13:25 WIB Dibaca: 533 Pengunjung

Mahasiswa baru Teknik Metalurgi FT Untirta persiapan sebelum mengikuti Metal Camp 2018.*

CILEGON, [NEWSmedia] - Setiap kampus memiliki budaya berbeda-beda yang diterapkan kepada mahasiswa baru. Seperti yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Metalurgi (Himamet) Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (FT Untirta), yang melaksanakan kegiatan rutin tahunan bernama Metal Camp.

Metal Camp 2018 diikuti 63 mahasiswa baru jurusan Metalurgi Fakultas Teknik Untirta, selama dua hari, Sabtu-Minggu (29-30 September 2018), di Desa Cikujang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kegiatan Metal Camp memang menjadi agenda tahunan bagi mahasiswa baru Teknik Metalurgi Untirta sebagai Kaderisasi Dasar, yang di dalamnya memuat pembinaan mental, pembinaan attitude, komunikasi, kekeluargaan dan kebersamaan.

Sebelumnya, dalam agenda Pra-Metal Camp yang dilakukan satu bulan sebelum kegiatan Metal Camp, para peserta diberikan materi pengenalan jurusan, himpunan dan Perhimpunan Mahasiswa Metalurgi Material se-Indonesia (PM3I). Kegiatan Pra-Metal Camp dilaksanakan di Kampus FT Untirta di Kota Cilegon.

Selain itu, digelar juga acara temu senior dan kunjungan laboratorium metalurgi FT Untirta. Setelah itu, para peserta juga memamerkan karya hasil kreativitasnya yang berkaitan dengan bidang keilmuan Metalurgi.

Metal Camp 2018 ini mengangkat tema “Membentuk mahasiswa Teknik Metalurgi yang Ber-atitude, Komunikatif, Kreatif Dengan Berazaskan Kekeluargaan.” Setiap Metal Camp juga dilakukan pemilihan ketua angkatan yang berfungsi untuk menaungi angkatannya dan menjembatani dengan setiap angkatan lainnya.

Ketua Umum Himamet FT Untirta, Aditya Nur Ilman Wibowo, mengatakan, kegiatan Metal Camp ini adalah gerbang awal untuk masuk menjadi keluarga Metalurgi. Peserta yang berhasil mengikuti rangkaian kegiatan sampai akhir, dianggap layak menjadi anggota Himpunan Mahasiswa Metalurgi.

“Ke depannya juga mereka akan lebih mudah untuk mengikuti setiap kegiatan dan tentunya dekat dengan dosen, senior dan Alumet (Alumni Metalurgi),” kata Aditya didampingi Anggota Badan Penasihat Himpunan (BPH) Metalurgi angkatan 2016, Arri Zalul Fiqri kepada NEWSmedia, Senin (8/10/2018).

Bakti Sosial

Sebagai rangkaian kegiatan Metal Camp 2018, untuk pertama kalinya, Himamet FT Untirta melaksanakan kegiatan kaderisasi yang disisipkan kegiatan bakti sosial. Bakti sosial dilakukan ke masyarakat di Desa Cikujang, Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (29/9/ 2018).

Bakti sosial meliputi kegiatan gotong royong di lingkungan Desa Cikujang, serta memberikan sumbangan berupa uang, sembako dan pakaian untuk masyarakat desa setempat. Kegiatan bakti sosial ini dipandu Rakha Agung Bhadrika selaku penanggung jawab kegiatan, dan dihadiri Kepala Jurusan Teknik Metalurgi Untirta, Adhitya Trenggono dan perwakilan Alumni Metalurgi (Alumet) FT Untirta, Ukhfan Harefa.

“Saya mewakili Alumet mendukung acara kaderisasi dasar yang biasa dilakukan. Apalagi ini baru pertama kali di dalam Banten, biasanya dilakukan di luar Banten. Abang-abang dan Teteh-teteh (alumni) mendukung secara penuh acara Metal Camp ini, yang ditambah dengan bakti sosial ke masyarakat,” kata Ukhfan Harefa, yang merupakan alumni FT Untirta angkatan 2011. [idr]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Metal Camp, ‘Ritual’ yang Perlu Diikuti Mahasiswa Baru Teknik Metalurgi Untirta
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top