Kamis, 25 April 2019 |
Kesehatan - News Gallery

Mengenal Kanker Getah Bening, Penyakit yang Dilawan Ustadz Arifin Ilham

Rabu, 09 Jan 2019 | 07:02 WIB Dibaca: 293 Pengunjung

Foto ilustrasi

[NEWSmedia] - Hari ini, nama dari Ustadz Arifil Ilham kembali ramai menghiasai berbagai pemberitaan. Terkait pemberitaan karena kembali dirawat ke rumah sakit dalam kondisi lemah.

Namun sang anak, Muhammad Alvin Aziz tidak menyebutkan bahwa ayahnya kambuh dari penyakit kanker getah bening. Sang anak menginformasikan, bahwa sang ayah dirawat bukan karena penyakit kankernya yang kambuh ketika ditanya salah seorang netizen. Dalam kesempatan yang sama, Alvin mengiyakan bahwa sang Ayah sudah sembuh dari penyakit kanker getah bening yang sempat dideritanya, dan dirawatnya kembali di rumah sakit ini bukan karena kanker.

"Terakhir saya dengar infonya Ustadz Arifin Ilham sudah sembuh dari penyakit kanker getah beningnya. Apa benar mas?," tanya Susanleoni_a.

"Iya, benar. Tapi ini bukan kanker, beda," jawab Alvin ramah.

Namun, menelisik perjalanan sakit Ustadz Arifin Ilham sebelumnya yakni penyakit kanker getah bening. Maka tak ada salahnya untuk kita mengetahui dan memahami lebih jauh perihal penyakit kanker kelenjar getah bening.

Sebagaimana dijelaskan, kanker di kelenjar getah bening ini dapat muncul di kelenjar getah bening dengan dua cara yakni dapat mulai di sana atau menyebar di tempat lain. Kanker yang dimulai pada kelenjar getah bening disebut limfoma. Namun disebutkan lebih sering, kanker dimulai di tempat lain dan kemudian menyebar ke kelenjar getah bening.

Lalu bagaimana kanker menyebar di kelenjar getah bening? Kanker ini dapat menyebar dari tempat awalnya (situs utama) ke bagian lain dari tubuh. Ketika sel-sel kanker melepaskan diri dari tumor, mereka dapat pindah ke area lain dari tubuh baik melalui aliran darah atau sistem getah bening. Nah, sel-sel kanker dapat melakukan perjalanan melalui aliran darah untuk mencapai organ yang jauh. Jika sel-sel kanker melakukan perjalanan melalui sistem getah bening, sel-sel kanker mungkin akan berakhir di kelenjar getah bening.

Bagaimanapun, sebagian besar sel kanker yang lolos mati atau terbunuh sebelum mereka dapat mulai tumbuh di tempat lain. Tetapi satu atau dua mungkin menetap di daerah baru, mulai tumbuh, dan membentuk tumor baru. Penyebaran kanker ini ke bagian tubuh yang baru inilah yang disebut sebagai metastasis.

Sel kanker bisa menyebar ke bagian tubuh yang baru, disebutkan harus melalui beberapa perubahan. Pertama-tama harus dapat melepaskan diri dari tumor asli dan kemudian menempel pada dinding luar pembuluh getah bening atau pembuluh darah.

Lalu baru bergerak melalui dinding pembuluh darah untuk mengalir bersama darah atau getah bening ke organ baru atau kelenjar getah bening. Ketika kanker tumbuh di dalam kelenjar getah bening, biasanya memengaruhi kelenjar getah bening di dekat tumor itu sendiri.

Untuk bisa mendeteksi ada kanker di kelenjar getah bening, sejatinya memang agak sulit ditemukan karena kelenjar getah bening normal itu kecil. Akan tetapi, tetapi ketika ada infeksi, peradangan, atau kanker, kelenjar getah bening bisa membesar sehingga bisa dirasa dengan jari bahkan di antaranya bisa dilihat.

Tetapi jika hanya ada beberapa sel kanker, mungkin akan terlihat dan terasa normal-normal saja. Inilah mengapa, dalam hal ini dokter harus memeriksa kanker dengan membuang seluruh atau sebagian kelenjar getah bening. [okz]

Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

LAINNYA

Tips Mencegah Munculnya Alergi pada Bayi
Sabtu, 20 Apr 2019 | 15:38 WIB
Tips Mencegah Munculnya Alergi pada Bayi
Cara Cepat Putihkan Ketiak dengan Lemon
Kamis, 18 Apr 2019 | 15:22 WIB
Cara Cepat Putihkan Ketiak dengan Lemon

KOMENTAR

Mengenal Kanker Getah Bening, Penyakit yang Dilawan Ustadz Arifin Ilham

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top