Kamis, 24 Mei 2018 |
Pariwisata

Menengok Jejak Budaya Megalitikum di Kampung Adat Bena dan Gunung Inerie NTT

Senin, 13 Mar 2017 | 17:00 WIB Dibaca: 795 Pengunjung

Kampung Adat Bena dan Gunung Inerie.*

[NEWSmedia] - Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki beberapa kawasan gunung yang masih aktif, seperti Gunung Inerie yang memiliki ketinggian 2.245 mdpl. Di kawasan gunung ini pun masih terdapat kampung adat yang memiliki peninggalan jejak budaya megalitikum, yaitu Kampung Adat Bena.

Dikutip dari beberapa sumber, Kampung Bena adalah salah satu dari desa tradisional Flores yang menjadi wajah Kahupaten Ngada masa lalu. Keaslian jejak budaya megalitikum masih tampak dari bangunan rumah penduduk dan perangkat budaya yang megah berdiri di halaman kampung, serta tradisi yang berlangsung turun temurun.

Kampung Bena memiliki penduduk yang terdiri dari 9 suku, yaitu Suku Dizi, Suku Dizi Azi, Suku Wahto, Suku Deru La ulewa, Suku Deru Solamac, Suku Ngada, Suku Khopa, dan Suku Ago. Saat ini, sekiranya ada 40 rumah yang menyajikan pemandangan rumah adat beratap serat ijuk berumpak- umpak.

Selain itu kita juga dapat dibuat takjub oleh hamparan bebatuan megalit yang tertata untuk upacara adat dengan formasi yang memukau. Keberadaan kampung Bena tentu tak dapat terpisahkan dari Gunung Api Inerie.

Sejak dahulu warga Kampung Bena menganggap bahwa gunung, batu dan hewan hewan harus dihormati dan dijaga, karena mereka juga bagian dari kehidupan. [okz]

Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Menengok Jejak Budaya Megalitikum di Kampung Adat Bena dan Gunung Inerie NTT
POLRES SERANG KOTA NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top