Rabu, 23 September 2020 |
News Room - Pemerintahan

Menaker Minta Pendidikan Non Formal Jadi Syarat Masuk Kerja

Senin, 02 Apr 2018 | 16:29 WIB Dibaca: 469 Pengunjung

Menaker, Hanif Dhakiri setelah membuka Pelatihan PBK Gelombang II di Balai Besar Pusat Latihan Kerja (BBPLK) Serang, di Kota Serang, Senin (2/4/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri meminta kepada kalangan industri untuk memasukkan pendidikan non formal menjadi salah satu syarat untuk masuk dunia kerja.

Hal tersebut diungkapkan, lantaran menurutnya, sumber daya manusia yang lahir dari pendidikan non formal bisa bersaing dengan pendidikan yang formal.

"Untuk kalangan industri, kalau ada lowongan pekerjaan, syaratnya jangan hanya pendidikan formal tapi berikan juga syarat yang terkait dengan sertifikasi kompetensi atau sertifikasi profesi," kata Hanif saat membuka Pelatihan PBK Gelombang II di Balai Besar Pusat Latihan Kerja (BBPLK) Serang, di Kota Serang, Senin (2/4/2018).

Ia menilai, pelatihan kerja di balai latihan kerja sangat penting untuk meningkatkan skill dan bisa menjembatani masyarakat untuk masuk dunia kerja atau wirausaha mandiri.

"Saya jamin, kualitas mereka yang mendapat pelatihan di BBPLK bahkan lebih baik, karena mereka dilatih banyak praktek dan orientasinya disesuaikan dengan kebutuhan industrti," terangnya.

Ia mengungkapkan, saat ini, syarat untuk mendapatkan pelatihan di BBPLK tidak dilihat dari background pendidikan, bahkan menurutnya, orang yang tidak sekolah pun bisa mendapatkan pelatihan di balai latihan kerja di Indonesia.

"Dulu memang harus pakai ijazah SMA, tapi sekarang engga sekolah pun boleh masuk BBPLK, sekarang terbuka untuk masyarakat, karena pemerintah memargetkan agar semua warga punya kesempatan yang sama untuk meningkatkan skill dan kompetensinya," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Menaker Minta Pendidikan Non Formal Jadi Syarat Masuk Kerja
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top